Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/Puluhan Tahun Menanti, Tito Soemarsono Kembali dengan “Ketika Ku Termenung” Bernuansa Jazzy
Infotainment

Puluhan Tahun Menanti, Tito Soemarsono Kembali dengan “Ketika Ku Termenung” Bernuansa Jazzy

By admin
September 2, 2026 2 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA -|Bagi Tito Soemarsono, musik bukan sekadar perkara nada dan lagu. Ada perjalanan panjang di dalamnya termasuk sebuah keinginan yang pernah harus disimpan karena tuntutan industri rekaman.

Kini, keinginan itu kembali dibunyikan.

Tito Soemarsono meluncurkan lagu “Ketika Ku Termenung”, karya yang sekaligus menjadi ruang baginya untuk menghadirkan warna musik yang lebih dekat dengan selera musikal pribadinya. Lagu tersebut kini sudah dapat dinikmati melalui platform digital, termasuk YouTube dan Spotify.

Ada cerita panjang di balik pilihan warna musik itu.

Sejak awal perjalanan bermusik, Tito mengaku memiliki ketertarikan kuat pada jazz fusion dan funk. Namun, ketika memasuki industri rekaman pada masa awal kariernya, pilihan musik seorang penyanyi dan pencipta lagu tidak sepenuhnya berada di tangannya.

“Memang sudah lama aku ingin warna pop agak jazzy karena memang awalnya aku suka musik jazz fusion funky,” ujar Tito.

Keinginan tersebut harus berhadapan dengan selera pasar pada zamannya.

“Waktu bikin lagu rekaman pertama, label-label maunya pop manis,” katanya sembari tertawa.

Kalimat sederhana itu menggambarkan sebuah masa ketika industri musik memiliki formula tersendiri. Lagu pop dituntut mudah diterima, melodinya manis, dan aransemennya akrab di telinga pendengar.

Tito pun menjalani zamannya.

Nama Tito Soemarsono kemudian menjadi bagian dari perjalanan musik pop Indonesia pada era 1980-an hingga 1990-an. Sejumlah album seperti Kamu (1986), Pesta Indah (1987), Untukmu (1990), Semoga Kau Tau (1991), Tuhan Tolonglah (1992), dan Selalu (1994) ikut menandai perjalanan musikalnya.

Sejumlah lagu seperti “Mungkinkah”, “Laguku Milikmu”, “Siapa Kamu”, “Karenamu”, hingga “Mengapa Ada Lagi Bayangmu” juga menjadi bagian dari katalog musiknya.

Namun, di balik perjalanan panjang tersebut, kecintaan Tito terhadap jazz fusion dan funk tetap tumbuh.

Kini, melalui “Ketika Ku Termenung”, ia seperti memperoleh kesempatan untuk membuka kembali pintu yang dahulu belum sepenuhnya terbuka.

Warna pop tetap ada, tetapi sentuhan jazzy membuat karya tersebut terasa memiliki karakter yang berbeda. Bukan sekadar mengulang formula musik masa lalu, melainkan mempertemukan pengalaman seorang musisi senior dengan selera musikal yang sejak lama menjadi bagian dari dirinya.

Lagu ini tidak hanya berbicara mengenai karya baru seorang penyanyi yang pernah berjaya pada zamannya. Ia juga menjadi semacam catatan perjalanan tentang bagaimana seorang musisi bernegosiasi dengan zaman.

Dahulu, industri mungkin meminta “pop manis”.

Kini, ketika teknologi digital memberi ruang yang jauh lebih luas bagi musisi untuk menentukan arah karyanya, Tito dapat menghadirkan warna yang lebih personal.

Jarak waktu puluhan tahun justru membuat pertemuan itu terasa istimewa.

Tito tidak harus meninggalkan akar pop yang membesarkan namanya. Ia hanya menambahkan sesuatu yang sejak lama menjadi bagian dari dirinya: jazz, fusion, dan funk.

“Ketika Ku Termenung” akhirnya menjadi semacam pernyataan musikal Tito Soemarsono hari ini.

Bahwa selera musik seorang musisi bisa saja berubah mengikuti zaman, tetapi kecintaan pada warna tertentu tidak selalu hilang.

Tags:

FunkJazzFusionKetika KuTermenungMusikPopIndonesiaTitoSoemarsono
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Aspers Panglima TNI Pimpin Sidang Pantukhir Tahap I Calon Perwira PSDP Penerbang TNI TA 2026

Next

Ganjal ATM Pakai Tusuk Gigi, Sindikat Tukar Kartu dan Intip PIN Korban Dibekuk Polres Jakbar

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Dugaan Penganiayaan Berujung Perebutan Anak, Kuasa Hukum Desak Polri Gelar Perkara Khusus
  • Bukan Sekadar Konser, Jazzpuan Hadirkan Suara Perempuan dengan Semangat “Strong Feminine Unstoppable”
  • Nama Eva Stevany Rataba Masuk Desil 4 DTSEN, Dinsos Torut: Bukan Penerima PKH
  • Dalam 2 Hari Berturut-turut, 6 Anggota OPM Resmi Memeluk NKRI Lewat Sentuhan Humanis Satgas Koops TNI Habema
  • Era AI, Kementerian Ekraf Tekankan Pentingnya Sentuhan Manusia dalam Karya Kreatif

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Dugaan Penganiayaan Berujung Perebutan Anak, Kuasa Hukum Desak Polri Gelar Perkara Khusus
    by admin
    September 9, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b