Go Tunes Tak Mau Cuma Jadi Jagoan Kompetisi, Kini Bidik Industri Musik
PagipagiNews.com|JAKARTA -| Berawal dari pertemuan di berbagai panggung kompetisi, lima anak muda ini akhirnya memutuskan untuk menyatukan energi dalam sebuah band rock. Mereka adalah Go Tunes, grup yang terbentuk pada 2019 dan kini mulai serius membidik industri musik Indonesia.
Go Tunes dihuni Adwa Ramadhan (bass), Qyra Borneo (vokal), Carvel Yoel Gevenic (keyboard), Kayla Diandra (gitar), dan Christian Noel (drum).
Mereka datang dari latar belakang berbeda. Ada yang berasal dari Bogor, Bekasi, hingga Tangerang. Sebelum bergabung, masing-masing personel sudah lebih dulu memiliki pengalaman bermusik bersama kelompoknya sendiri.
Pertemuan dalam berbagai kompetisi kemudian mempertemukan mereka.
Dari sekadar saling kenal, muncul kecocokan. Mereka pun mencoba bermain bersama hingga akhirnya lahirlah Go Tunes.
“Awalnya kami dari band masing-masing. Setelah saling mengenal, akhirnya kami kumpul dan membentuk Go Tunes,” ujar Qyra.
Tak Cuma Kejar Piala
Menariknya, kompetisi justru menjadi pintu masuk perjalanan Go Tunes.
Bagi mereka, panggung lomba bukan sekadar tempat untuk mengejar piala. Di sana mereka bisa bertemu musisi lain, bertukar pengalaman, sekaligus membangun pertemanan.
Lama-lama, hubungan kelima personel semakin dekat,bahkan, mereka menganggap Go Tunes bukan sekadar band.
“Ibaratnya sudah seperti keluarga. Ada kakak, ada adik, semuanya menjadi satu,” kata Qyra.

Menjadi keluarga tentu bukan berarti tidak pernah berbeda pendapat.
Lima orang dengan karakter berbeda pasti punya selera dan cara berpikir masing-masing. Perbedaan itu pun sesekali muncul ketika mereka menentukan arah musik atau menjalani latihan.
Namun, mereka memilih membicarakannya bersama.
Bagi Go Tunes, komunikasi menjadi kunci agar perbedaan tidak berubah menjadi masalah,tiga Jam latihan, bukan Sekadar Main Musik,Go Tunes memilih rock sebagai warna musik mereka.
Menurut mereka, rock punya energi yang kuat sekaligus memberikan ruang luas untuk berekspresi. Energi itulah yang ingin mereka bawa kepada generasi muda.
Untuk menghasilkan permainan yang kompak, mereka rutin berlatih. Satu kali latihan bahkan bisa berlangsung sekitar tiga jam.
Masing-masing personel juga memiliki perjalanan musikal yang berbeda.
Ada yang telah mengenal instrumen sejak kecil. Salah seorang di antara mereka bahkan pernah mempelajari organ dan biola sebelum akhirnya serius menekuni drum sejak usia muda.
Perbedaan pengalaman tersebut kemudian menjadi warna tersendiri bagi Go Tunes,’Generasi Pemenang’ Jadi Bekal,Go Tunes tidak ingin terus berada di lingkaran kompetisi.
Mereka mulai membangun karya sendiri. Salah satu lagu yang mereka bawa adalah ‘Generasi Pemenang’.
Lewat lagu tersebut, mereka ingin menyampaikan pesan kepada anak muda agar tidak gampang menyerah.
Bagi Go Tunes, menjadi pemenang bukan berarti selalu mendapatkan juara pertama.
Ada kalanya seseorang harus kalah, jatuh, atau menghadapi kegagalan. Yang terpenting adalah mau bangkit dan mencoba lagi,pesan itu juga lahir dari pengalaman mereka mengikuti berbagai kompetisi.
Tidak semua penampilan berakhir dengan kemenangan. Namun, setiap kegagalan selalu meninggalkan pelajaran.
Bidik Industri Musik Indonesia
Setelah bertahun-tahun membangun kekompakan, Go Tunes kini ingin melangkah lebih jauh.
Mereka menargetkan tampil di berbagai festival musik sekaligus memperbanyak karya orisinal,mereka juga ingin masuk lebih dalam ke industri musik Indonesia.
“Kami ingin tetap masuk ke industri musik dan mengembangkan lagu-lagu komersial Indonesia, sekaligus ikut membawa musik rock Indonesia ke depan,” ujar Qyra.
Mereka sadar persaingan di industri musik tidak ringan. Perubahan selera pendengar berlangsung cepat. Platform digital juga membuat kesempatan terbuka lebar sekaligus menghadirkan kompetisi yang semakin ketat.
Karena itu, Go Tunes tidak ingin terburu-buru.
Mereka memilih terus latihan, membuat lagu, tampil, dan menjaga kekompakan,bagi lima anak muda ini, perjalanan bermusik bukan sekadar soal menjadi terkenal.
Ada persahabatan yang ingin mereka jaga. Ada mimpi yang ingin mereka kejar. Dan ada musik rock yang ingin mereka bawa lebih jauh.
“Kalau gagal, kita coba lagi. Kalau berhasil, kita tetap bersyukur,yang penting tetap semangat dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan,” ujar mereka serempak.
Lima anak muda,Lima karakter,Satu band dan satu mimpi untuk membawa Go Tunes dari panggung kompetisi menuju panggung industri musik Indonesia.[]