Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Lifestyle/Musik Indonesia Punya Potensi Rp 3,4 Triliun, Royalti dan Daya Saing Jadi Tantangan
Lifestyle

Musik Indonesia Punya Potensi Rp 3,4 Triliun, Royalti dan Daya Saing Jadi Tantangan

By admin
October 30, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|MAKASSAR — Industri musik Indonesia tidak hanya menyimpan kekayaan budaya, tetapi juga menawarkan potensi ekonomi yang besar. Dengan perkiraan omzet industri pertunjukan dan produksi musik mencapai 220 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,4 triliun, musik berpeluang menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional.

Potensi tersebut mengemuka dalam hari ketiga Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2026 di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/10/2026). Pemerintah menilai, penguatan ekosistem musik perlu berjalan beriringan dengan perlindungan hak pencipta, pengembangan talenta, inovasi produk, dan perluasan akses pasar.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, aktivitas industri musik memberikan dampak ekonomi yang melampaui panggung pertunjukan dan proses produksi. Sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut merasakan manfaatnya.

“Lebih dari 48 persen pengeluaran industri ini terserap langsung oleh tenaga kerja lokalnya,” ujar Roro Esti.

Menurut dia, besarnya potensi tersebut perlu diikuti peningkatan daya saing produk musik Indonesia. Peluang itu juga terlihat pada industri alat musik, yang hampir 85 persen produknya diserap pasar internasional.

Roro Esti berharap inovasi dan peningkatan kualitas produksi terus dilakukan agar alat musik Indonesia semakin kompetitif, termasuk produk yang berkaitan dengan kekayaan budaya daerah.

Ekosistem musik perlu dibenahi

Namun, besarnya pasar dan kekayaan budaya belum otomatis menjamin keberlanjutan industri musik nasional. Penguatan ekosistem dari hulu hingga hilir menjadi pekerjaan penting, mulai dari penciptaan karya, produksi, hingga distribusi dan penerimaan pendapatan.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan Ahmad Mahendra menyoroti sejumlah tantangan, antara lain pengembangan karya dan perlindungan pencipta, kesiapan produksi, serta perluasan jangkauan audiens yang mampu menghasilkan pendapatan bagi pelaku musik.

“Pengembangan karya dan pelindungan pencipta, kesiapan produksi dan keinginan kerja, serta jangkauan audiens dan pengembalian pendapatan merupakan tantangan dalam ekosistem musik Indonesia,” kata Ahmad.

Untuk memperkuat fondasi tersebut, Kementerian Kebudayaan menjalankan program Manajemen Talenta Nasional Seni Budaya bidang musik. Dalam capaian 2025–2026, program itu mencatat sedikitnya 20.879 partisipasi talenta dan apresiator.

Sementara itu, dukungan Dana Indonesiaraya pada 2026 menjangkau 201 penerima proposal di 30 provinsi. Dukungan tersebut mencakup penciptaan musik baru dan penyelenggaraan pentas musik.

Pemerintah juga mendorong pengembangan musik berbasis tradisi melalui festival dan ruang pertunjukan di berbagai daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga regenerasi pelaku, pewarisan repertoar, dan keberlangsungan komunitas musik tradisi.

Royalti dan akses pasar menjadi kunci

Selain pengembangan talenta, persoalan tata kelola hak cipta turut menjadi perhatian. Ahmad menekankan pentingnya literasi kontrak, transparansi kepemilikan karya dan rekaman, serta keterbukaan pembayaran royalti.

Pendampingan melalui Manajemen Talenta Nasional mencakup literasi kontrak dan pencatatan karya. Pemerintah juga menyoroti pengelolaan hak atas musik tradisi serta manfaat royalti bagi komunitas pengemban budaya.

Aspek tersebut menjadi penting agar pertumbuhan industri musik tidak hanya meningkatkan nilai pasar, tetapi juga memberikan manfaat yang adil bagi pencipta, musisi, dan komunitas pemilik tradisi.

Di sisi lain, Kementerian Perdagangan membuka peluang pemanfaatan jaringan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) di 33 negara untuk mempertemukan pelaku musik Indonesia dengan mitra potensial di luar negeri.

Jaringan itu diharapkan dapat memperluas kesempatan musisi tampil dalam festival dan pertunjukan internasional sekaligus membuka jalur promosi dan kerja sama bisnis.

Konferensi tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo, Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, serta sejumlah pelaku industri musik nasional.

Besarnya omzet industri musik dan tingginya serapan pasar internasional terhadap alat musik Indonesia menjadi modal awal untuk memperluas peran musik dalam perekonomian. Namun, peluang itu membutuhkan ekosistem yang mampu menghubungkan kreativitas dengan perlindungan hak, kepastian pendapatan, dan akses pasar.

Tantangannya bukan sekadar membawa musisi Indonesia tampil di panggung dunia, melainkan memastikan karya dan kekayaan musik Nusantara memiliki nilai ekonomi yang berkelanjutan serta memberikan manfaat kepada para penciptanya.[**]

Tags:

EkonomiKreatifIndustriMusikKonferensiMusikIndonesiaMusikIndonesia
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Pramono Bidik Jakarta Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Next

Shin Tae-yong Bongkar Persoalan Sepak Bola Indonesia: Bakat Melimpah, Pembinaan Jadi Kunci

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Asrama Putri Cempaka Simpan Misteri, Cassandra Lee Hadapi Teror di Film ORANG SEBELAH
  • Bukan Sekadar Konser, KMI 2026 Siapkan Sirkuit Venue Musik Antarkota
  • Menuju Indonesia Emas 2045, Meutya Ingatkan Generasi Muda Kuasai AI Tanpa Kehilangan Empati
  • Bukan Sekadar Film Aktivisme, Laut Bercerita Bicara Cinta, Keluarga, dan Kehilangan
  • Patrick Stewart Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun, Dunia Film Kehilangan Kapten Picard dan Profesor X

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Asrama Putri Cempaka Simpan Misteri, Cassandra Lee Hadapi Teror di Film ORANG SEBELAH
    by admin
    October 31, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Yura Yunita kembali menghadirkan karya musik yang tidak… Read more: Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
  • Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
    PagipagiNews.com|JAKARTA— Dua musisi sekaligus pencipta lagu perempuan, Yura Yunita dan… Read more: Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
  • Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengajak suporter Persija… Read more: Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik

Pages

Contact

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b