Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/PAKET SANTET dan Dendam yang Tak Pernah Pulang
Infotainment

PAKET SANTET dan Dendam yang Tak Pernah Pulang

By admin
August 19, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Ada luka yang sembuh karena waktu. Namun, ada pula luka yang justru tumbuh diam-diam karena tak pernah benar-benar diselesaikan. Dari celah itulah teror dalam PAKET SANTET, film horor terbaru produksi BASE Entertainment, menemukan jalannya.

Disutradarai Dinna Jasanti, film ini tidak sekadar mengajak penonton berhadapan dengan santet, misteri, gore, dan teror psikologis. Di balik paket-paket misterius yang menjadi sumber petaka, terselip pertanyaan yang jauh lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari: bagaimana jika seseorang yang pernah kita sakiti ternyata tidak pernah melupakan apa yang kita lakukan?

Cerita berpusat pada tujuh mahasiswa Deva (Fatih Unru), Bela (Yasamin Jasem), Celia (Gabriella Ekaputri), Ale (Fadly Faisal), Firza (Fiki Naki), Glen (Farandika), dan Kiki (Azela Putri).

Hari-hari mereka berubah setelah satu per satu menerima paket misterius. Alih-alih menjadi kiriman biasa, paket tersebut justru membuka pintu menuju teror yang semakin sulit dijelaskan dengan nalar.

Satu demi satu korban berjatuhan. Ketujuh mahasiswa itu kemudian menyadari bahwa mereka tidak sedang berhadapan dengan rangkaian kejadian acak. Ada sesuatu yang menghubungkan mereka dengan masa lalu dan seseorang yang menyimpan luka sekaligus dendam.

Ketika Candaan Tidak Lagi Menjadi Candaan

Di titik inilah PAKET SANTET bergerak lebih jauh dari formula horor tentang makhluk tak kasatmata. Film ini menjadikan pertemanan, candaan, perundungan, dan relasi antarmanusia sebagai sumber kegelisahan.

Sebab, sesuatu yang bagi seseorang terasa seperti gurauan, bisa saja meninggalkan bekas panjang bagi orang lain.

Kesalahan yang dianggap kecil dapat menjadi luka. Luka yang tidak pernah dibicarakan dapat berubah menjadi dendam. Dan ketika dendam menemukan jalannya, masa lalu yang dianggap telah selesai bisa kembali mengetuk pintu.

Produser BASE Entertainment, Shanty Harmayn, mengatakan gagasan film ini berangkat dari sesuatu yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“PAKET SANTET berangkat dari sesuatu yang sangat dekat dengan keseharian. Dari tindakan sederhana seperti menerima sebuah paket kemudian membawa kita ke pertanyaan yang lebih jauh, bagaimana jika orang yang pernah kita sakiti ternyata tidak pernah melupakan apa yang terjadi?” ujar Shanty.

Karena itu, ketakutan yang ditawarkan film ini tidak berhenti pada kejutan atau adegan gore. Penonton juga diajak melihat kembali konsekuensi dari tindakan yang mungkin selama ini dianggap sepele.

Fatih Unru dan Luka yang Tak Terlihat

Bagi Fatih Unru, memerankan Deva membuatnya kembali memikirkan dinamika sederhana dalam sebuah pertemanan.

Menurut dia, ada banyak hal yang kerap dianggap telah berlalu candaan, sikap, hingga sebuah momen yang mungkin sudah dilupakan oleh pelakunya. Namun, belum tentu demikian bagi orang yang mengalaminya.

“PAKET SANTET membuat saya berpikir ulang tentang hal-hal kecil dalam pertemanan yang sering kita anggap sudah selesai. Candaan, sikap, atau momen yang mungkin bagi kita sudah dilupakan, ternyata bisa menjadi luka bagi orang lain,” kata Fatih.

Ia juga menyoroti perundungan yang tidak selalu hadir dalam bentuk kekerasan yang kasatmata. Justru, perkataan atau perlakuan kecil yang terus berulang dapat meninggalkan bekas yang panjang.

“Perundungan tidak selalu datang dalam bentuk besar dan terlihat. Kadang justru hal kecil yang kita anggap sepele bisa meninggalkan luka paling lama,” ujarnya.

Dengan naskah yang ditulis Obe Karel, Titien Wattimena, dan Ambaridzki Ramadhantyo, PAKET SANTET mempertemukan teror supranatural dengan persoalan yang sangat manusiawi.

Shanty Harmayn memproduseri film ini bersama Aoura Lovenson Chandra dan Tanya Yuson.

Pada akhirnya, paket dalam film ini bukan hanya benda yang membawa petaka. Ia menjadi semacam pengingat bahwa masa lalu tidak selalu pergi ketika kita berhenti membicarakannya.

Ada kesalahan yang mungkin kita anggap selesai. Ada luka yang mungkin kita kira telah dilupakan.

Padahal, bagi seseorang di seberang sana, semuanya mungkin masih berlangsung.

Tags:

BASEEntertainmentDinnaJasantiFatihUnruFilmHororIndonesiaPaketSantetYasaminJasem
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

FSPPI Minta Sistem Ketenagakerjaan Perfilman Dibangun Seiring Pertumbuhan Industri

Next

Wapang TNI Pastikan Kehadiran TNI Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di NTT

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b