Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Sport/mBah Coco Soroti Pembinaan Pemain Muda: EPA Jangan Berhenti di Kompetisi
Sport

mBah Coco Soroti Pembinaan Pemain Muda: EPA Jangan Berhenti di Kompetisi

By admin
August 13, 2026 2 Min Read
0

PagipagiNews.com — Pembinaan pemain usia muda menjadi salah satu pekerjaan rumah sepak bola Indonesia di tengah upaya membangun tim nasional yang lebih kuat.

Pengamat sepak bola senior mBah Coco menilai pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui kompetisi Elite Pro Academy (EPA). Menurut dia, klub perlu memiliki sistem yang berkesinambungan agar pemain muda tidak berhenti setelah menyelesaikan satu jenjang usia.

EPA Super League musim 2025/2026 kembali mempertandingkan tiga kelompok umur, yakni U-16, U-18, dan U-20. Kompetisi tersebut menjadi salah satu jalur penting dalam pembinaan pemain muda di Indonesia.

Namun, mBah Coco mengingatkan bahwa kompetisi seharusnya bukan tujuan akhir.

“Sepak bola itu mimpinya anak-anak miskin,” ujar mBah Coco, mengingat kembali pernyataan legenda sepak bola Brasil, Pele, saat keduanya bertemu di Birmingham pada 1995.

Bagi mBah Coco, mimpi tersebut harus diikuti sistem pembinaan yang serius. Klub perlu memperhatikan kualitas pelatih, kebugaran, psikologi, peran orangtua, pemahaman terhadap aturan permainan, hingga pengelolaan akademi.

Dari Akademi ke Tim Utama

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kesinambungan karier pemain.

mBah Coco mempertanyakan nasib pemain yang pernah memperkuat tim nasional kelompok umur, termasuk mereka yang tampil bersama Indonesia U-17 pada Piala Dunia U-17 2023 dan tim U-20.

“Ke mana para pemain young guns itu setelah membela tim nasional kelompok umur?” kata dia.

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena pembinaan usia muda seharusnya memiliki jalur yang jelas menuju sepak bola profesional.

Pemain tidak cukup hanya mendapatkan pengalaman bertanding di kelompok umur. Mereka juga membutuhkan kesempatan untuk berkembang menuju tim senior.

Karena itu, keberhasilan akademi semestinya tidak hanya diukur dari gelar juara. Lebih jauh, perlu dilihat berapa banyak pemain yang mampu menembus tim utama dan kemudian menjadi bagian dari tim nasional.

Soal Dugaan Outsourcing

mBah Coco juga menyoroti dugaan penggunaan pola outsourcing dalam pemenuhan pemain EPA oleh sejumlah klub.

Ia menyebut beberapa klub, antara lain Persik Kediri, Dewa United, Garudayaksa FC, dan Persita Tangerang.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian. Data kompetisi I.League musim 2025/2026 mencatat Persik, Dewa United, dan Persita memiliki tim U-16 dan U-18. Persik U-16 bahkan menjadi juara EPA Super League U-16.

Karena itu, persoalan mengenai pengelolaan akademi perlu dilihat secara lebih utuh, termasuk struktur pembinaan, kerja sama dengan pihak lain, serta tanggung jawab klub terhadap perkembangan pemain.

Yang terpenting, pemain muda harus memperoleh lingkungan pembinaan yang sehat dan berkelanjutan.

Bukan Sekadar Trofi

Pada musim 2025/2026, Persik U-16, Malut United U-18, dan Persija U-20 menjadi juara di kelompok masing-masing.

Prestasi itu menjadi bagian dari perjalanan kompetisi. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan para pemain terbaik memiliki jalan menuju level senior.

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Ferry Paulus sebelumnya menyampaikan bahwa EPA kembali mempertandingkan U-16, U-18, dan U-20 dengan durasi kompetisi yang diperpanjang.

Pengembangan kompetisi karena itu perlu berjalan seiring dengan pembenahan sistem pembinaan klub.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan sepak bola usia muda bukan semata jumlah pertandingan atau trofi.

Ukuran yang lebih penting adalah berapa banyak pemain yang berkembang menjadi pesepak bola profesional dan mampu memperkuat tim nasional.

Bagi mBah Coco, mimpi anak-anak terhadap sepak bola harus dijawab dengan pembinaan yang konsisten.

EPA boleh menjadi panggung. Tetapi perjalanan pemain menuju sepak bola profesional tidak boleh berhenti di sana.

Tags:

ErickThohirMbahCocomeoPSSIRadioBola
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Helvi Eriyanti Abadikan Perjalanan Billkiss dalam Buku Cerita #1 — Dari Nol Sampai Bunyi

Next

Abang None Jakarta 2026, Menyiapkan Wajah Jakarta Menuju Lima Abad

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • TNI Dukung Penguatan Kesiapsiagaan dan Respons Bencana Melalui EDRR Indonesia 2026
  • Gita Bahana Nusantara 2026, Merawat Persatuan lewat Musik Nusantara
  • Abang None Jakarta 2026, Menyiapkan Wajah Jakarta Menuju Lima Abad
  • mBah Coco Soroti Pembinaan Pemain Muda: EPA Jangan Berhenti di Kompetisi
  • Helvi Eriyanti Abadikan Perjalanan Billkiss dalam Buku Cerita #1 — Dari Nol Sampai Bunyi

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • TNI Dukung Penguatan Kesiapsiagaan dan Respons Bencana Melalui EDRR Indonesia 2026
    by admin
    August 13, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b