Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Lifestyle/Maulid Nabi ala Yapena: Ketika Shalawat, Palang Pintu, dan Kepedulian Bertemu dalam Satu Panggung
Lifestyle

Maulid Nabi ala Yapena: Ketika Shalawat, Palang Pintu, dan Kepedulian Bertemu dalam Satu Panggung

By admin
August 26, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|TANGERANG SELATAN — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Mati’in, Tangerang Selatan, Senin malam, 24 Agustus 2026, berlangsung dengan suasana yang berbeda.

Bukan hanya lantunan shalawat, doa, dan dzikir yang mengisi malam itu. Tradisi Betawi melalui palang pintu, pertunjukan seni, hingga makan bersama anak-anak yatim dan para santri turut menjadi bagian dari perayaan.

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah itu merupakan kolaborasi aktris senior Erna Santoso bersama Yayasan Peduli Anak Indonesia (Yapena) dan Pondok Pesantren Al Mati’in.

Bagi Erna, Maulid Nabi bukan sekadar momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Peringatan tersebut semestinya menjadi kesempatan untuk kembali menghidupkan ajaran, akhlak, dan kasih sayang Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi bukan sekadar merayakan hari lahir, melainkan menghidupkan kembali ajaran, akhlak, dan kasih sayang Nabi dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Erna.

Menurut dia, keteladanan tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar. Kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana, seperti memperbanyak doa dan shalawat, menjaga persaudaraan, serta berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Semangat itulah yang terasa ketika anak-anak yatim dan para santri duduk bersama menikmati hidangan. Makan bersama menjadi simbol sederhana tentang kesetaraan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama.

Ketika Budaya Turut Bershalawat

Palang pintu menjadi salah satu penampilan yang mencuri perhatian. Kesenian khas Betawi tersebut hadir berdampingan dengan rangkaian kegiatan keagamaan dan pertunjukan seni.

Perpaduan itu menunjukkan bahwa tradisi dan agama dapat berjalan beriringan. Kebudayaan tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan.

Pimpinan Pondok Pesantren Al Mati’in, H. Ucup R. Supena, menilai perjumpaan antara nilai keagamaan dan kebudayaan penting untuk menjaga persatuan.

“Indonesia ini adalah toleran dan bersatu bersama-sama. Suku manapun, agama manapun tetaplah satu negara, satu bangsa dan satu tanah air Indonesia,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberagaman merupakan bagian dari wajah Indonesia. Perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, melainkan modal untuk terus merawat kebersamaan.

Mendekatkan Nilai Maulid kepada Generasi Muda

Rangkaian kegiatan juga dirancang agar nilai-nilai Maulid Nabi dapat lebih dekat dengan generasi muda. Selain doa dan dzikir, mereka diajak menikmati berbagai pertunjukan seni.

Acara kemudian ditutup dengan nonton bersama film Dancing With The Gods. Pilihan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendekatan yang lebih akrab bagi anak-anak dan generasi muda.

Wakil Ketua Sumarni Padil mengapresiasi konsep kegiatan yang memadukan nilai keagamaan dengan kekayaan budaya Betawi dan Banten.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yatim serta para santri.

“Semoga anak-anak yatim dan santri Ponpes Al Mati’in menjadi anak yang baik, saleh dan sukses kelak,” katanya.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi di Pondok Pesantren Al Mati’in tidak berhenti pada seremoni. Ia menjadi ruang untuk menerjemahkan kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui tindakan sederhana: berdoa, bershalawat, menjaga persaudaraan, melestarikan budaya, dan berbagi kepada sesama.

Erna Santoso pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, mulai dari tim Yapena Indonesia, pengurus dan pengajar pesantren, para santri dan santriwati, tim palang pintu, penari, jawara, aparat keamanan, hingga para donatur.

Di tengah keberagaman tradisi dan cara merayakan, terselip pesan yang sederhana: mengenang Nabi bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan menghadirkan kasih sayang dalam kehidupan nyata.

Tags:

ErnaSantosoMaulidNabi1448HPondokPesantrenAlMatiinYapenaIndonesia
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

TNI Percepat Penanganan Karhutla Way Kambas, Tim Alfa Diterjunkan dari Udara

Next

Polri Jaga Ruang Demokrasi, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b