Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Hukum/IPW Ingatkan Kapolri Suyudi: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pimpinan, Bukan Sekadar Mutasi
Hukum

IPW Ingatkan Kapolri Suyudi: Reformasi Polri Harus Dimulai dari Pimpinan, Bukan Sekadar Mutasi

By admin
October 6, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNees.com|JAKARTA — Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto tidak berhenti pada konsolidasi internal melalui perombakan struktur dan mutasi pejabat di tubuh Polri.

Setelah melakukan sejumlah perubahan besar di tingkat Mabes Polri dan mengganti 19 kapolda, Suyudi dinilai perlu segera mengarahkan energi kepemimpinannya pada pembenahan pelayanan publik dan penegakan hukum.

IPW menilai salah satu pekerjaan rumah terbesar Polri adalah menghilangkan praktik “No Viral, No Justice”, yakni anggapan bahwa perkara masyarakat baru mendapatkan perhatian serius setelah menjadi viral di ruang publik.

Menurut IPW, penegakan hukum harus berjalan adil, profesional, transparan, dan tidak bergantung pada tekanan media sosial.

“Polri Bersama Masyarakat” yang menjadi visi Suyudi, kata IPW, harus diterjemahkan ke dalam pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Selain itu, janji Suyudi untuk merampingkan Mabes Polri sekaligus memperkuat Polres dan Polsek juga perlu segera diwujudkan.

IPW mendorong pembenahan dilakukan menyeluruh, mulai dari siklus sumber daya manusia berbasis meritokrasi, menolak praktik titipan, transaksi dan sponsorship, hingga memperkuat pengawasan internal berbasis risiko.

Pengelolaan anggaran pun dinilai tidak boleh hanya berorientasi pada tingkat penyerapan. Kinerja anggaran harus diukur berdasarkan outcome atau hasil yang dirasakan masyarakat.

Diuji dalam 100 Hari

IPW menilai seluruh agenda tersebut akan menjadi ujian penting dalam 100 hari pertama kepemimpinan Suyudi.

Dalam pemberitaan Antara News pada 1 Oktober 2026, Suyudi memaparkan agenda 100 hari pertamanya yang dimulai dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi institusi.

Pada 30 hari pertama, Kapolri akan menetapkan komando perubahan, membangun data dasar (baseline), serta memeriksa penerimaan laporan masyarakat, tunggakan dan perkembangan perkara, hingga pengaduan.

Pemeriksaan juga mencakup perlindungan terhadap kelompok rentan, kesiapan Polres dan Polsek, serta pemetaan kejahatan yang memiliki dampak tinggi terhadap masyarakat.

Memasuki hari ke-31 hingga ke-60, perbaikan akan diuji berdasarkan hasil pemeriksaan pada tahap pertama.

Adapun pada hari ke-61 sampai ke-100, Suyudi ditargetkan dapat memperlihatkan hasil pembenahan sekaligus melakukan koreksi terhadap program yang belum berjalan sesuai harapan.

IPW menilai pendekatan tersebut penting karena perubahan institusi kepolisian tidak cukup dilakukan dengan sekadar memberikan instruksi kepada anggota.

Perubahan, menurut IPW, harus dimulai dari pucuk pimpinan dan dibuktikan melalui pelaksanaan tugas di lapangan.

Pesan Prabowo

Harapan terhadap perubahan Polri tersebut juga sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto saat peringatan HUT ke-80 Bhayangkara di Satlat Brimob, Bogor, Jawa Barat, 1 Juli 2026.

Saat itu, Prabowo mengingatkan polisi agar menjalankan tugas sebagai pelayan dan pelindung masyarakat.

“Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat, jangan justru menyusahkan rakyat,” kata Prabowo.

Presiden juga menegaskan bahwa polisi harus berani menegakkan hukum secara adil, membela yang benar, serta melindungi kelompok yang lemah.

Bagi IPW, pesan tersebut menjadi pekerjaan konkret bagi Suyudi untuk membangun Polri yang amanah, profesional, humanis, transparan, sekaligus mampu memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Reformasi Kultural dan Pengawasan Melekat

Selain pembenahan struktural, IPW mendorong Suyudi menjadikan reformasi kultural sebagai salah satu prioritas utama.

Reformasi tersebut perlu berjalan beriringan dengan penguatan pengawasan melekat (waskat) sebagaimana diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022.

IPW menilai perubahan kultural diperlukan untuk mengubah pola pikir, sikap, dan kebiasaan kerja anggota Polri.

Dalam konteks tersebut, pimpinan harus menjadi contoh dalam integritas, disiplin, transparansi, komunikasi, pengambilan keputusan, hingga pemberian penghargaan dan sanksi.

“Reformasi kultural sulit berhasil jika hanya dibebankan kepada anggota,” demikian pandangan IPW.

Sebagai pimpinan tertinggi, Kapolri dinilai harus mampu mengontrol seluruh jajaran, mulai dari pejabat utama Mabes Polri hingga pimpinan kewilayahan di tingkat Polda dan Polres.

Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 sendiri mengatur pengawasan melekat sebagai instrumen untuk mencegah penyimpangan perilaku serta meningkatkan disiplin, etika dan kinerja pegawai negeri pada Polri.

Pengawasan dilakukan secara terus-menerus oleh atasan langsung, baik melalui tatap muka maupun pemanfaatan teknologi informasi. Bentuknya antara lain arahan, inspeksi, asistensi, supervisi, serta monitoring dan evaluasi.

Bahkan, atasan langsung dapat dikenai sanksi apabila mengabaikan kewajibannya dalam melaksanakan pengawasan terhadap bawahan.

Namun, IPW menilai mekanisme pengawasan melekat tersebut selama ini belum berjalan maksimal.

Karena itu, IPW meminta Kapolri Suyudi memberikan perhatian serius agar pengawasan melekat dilaksanakan secara konsekuen di seluruh lini.

Langkah tersebut, menurut IPW, harus dimulai dengan memilih pimpinan-pimpinan terbaik yang mampu menjadi teladan.

“Meritokrasi tanpa transaksi” dinilai menjadi salah satu kunci agar perubahan di tubuh Polri tidak berhenti sebagai pergantian pejabat, tetapi benar-benar menghasilkan perubahan budaya kerja dan pelayanan kepada masyarakat.(**)

Tags:

IPWKapolriSuyudiArioSetoNoViralNoJusticePolriReformasiPolri
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Bukan Lagi Perempuan yang Diam, Beautiful Pain Hadirkan Perlawanan Niken Melawan Luka dan Fitnah

Next

Tawur Agung Manca Wali Krama Ditutup, Menpar Dorong Pariwisata Berbasis Budaya dan Kelestarian Alam

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Belum Masuk Bioskop, GJLS Berapi-Api Sudah Bikin Heboh! Tiket Pemutaran Festival Sold Out
  • Mandalika Ride Out, Perjalanan 1.400 Kilometer yang Berujung di Sirkuit MotoGP
  • Ketua Presidium TPC Eddy Herwani: Polemik Ijazah Jokowi dan Gibran Harus Jadi Momentum Perbaikan Sistem Pencalonan
  • Sapu Bersih Tiga Laga, Timnas Putri U-17 Indonesia Amankan Tiket ke China
  • Empat Musim Pertiwi Tuai Pujian, Putri Marino Ungkap Pelajaran tentang Kekuatan Perempuan

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Belum Masuk Bioskop, GJLS Berapi-Api Sudah Bikin Heboh! Tiket Pemutaran Festival Sold Out
    by admin
    October 12, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Yura Yunita kembali menghadirkan karya musik yang tidak… Read more: Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
  • Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
    PagipagiNews.com|JAKARTA— Dua musisi sekaligus pencipta lagu perempuan, Yura Yunita dan… Read more: Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
  • Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengajak suporter Persija… Read more: Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik

Pages

Contact

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b