Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/Icha Jikustik : Punya 100 Lagu Tak Jamin Dapat Royalti, LMKN Ungkap Sebabnya
Infotainment

Icha Jikustik : Punya 100 Lagu Tak Jamin Dapat Royalti, LMKN Ungkap Sebabnya

By admin
September 17, 2026 2 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA – Punya banyak lagu ternyata tak otomatis membuat pencipta mendapatkan royalti. Dalam skema performing right, penggunaan lagu menjadi salah satu faktor penting dalam munculnya royalti.

Hal itu disampaikan Komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Aji Mirza Hakim Ferdinand. Menurutnya, jumlah lagu yang dimiliki bukan satu-satunya ukuran dalam penghitungan royalti.

“Biar lagu kita banyak, tapi kalau nggak digunain, ya kita nggak dapat apa-apa dari situ. Jadi, performing right itu harus berdasarkan penggunaan lagu,” kata Aji.

Pernyataan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Hukum RI Nomor 27 Tahun 2025 tentang tata cara pelaksanaan pengelolaan royalti hak cipta lagu dan/atau musik.

Aji yang akrab disapa Icha Jikuistik menyebut masih ada pencipta lagu dan musisi yang menganggap semakin banyak karya yang dibuat, semakin besar pula royalti yang diterima.

Menurutnya, pemahaman tersebut perlu diluruskan.

Punya 100 Lagu, Kok Tak Dapat Royalti?

Aji kemudian memberikan gambaran sederhana mengenai mekanisme tersebut.

Ia mengibaratkan sebuah barang yang dijual di Toko A, B, dan C. Jika barang itu paling banyak terjual di Toko C, hasil penjualan ketiganya tentu tidak bisa disamakan.

“Ketika toko C jualannya banyak, maka toko A dan B harus legowo menerima kenyataan itu,” ujarnya.

Hal serupa berlaku untuk karya musik.

Seorang pencipta bisa saja memiliki 100 lagu. Namun, jika lagu-lagu tersebut tidak digunakan dalam kegiatan yang menimbulkan hak performing right, maka tidak otomatis ada royalti yang diterima.

“Saya punya 100 lagu nih, kok saya nggak dapat royalti,” kata Aji, menggambarkan pertanyaan yang masih muncul di kalangan musisi dan pencipta.

“Ya karena nggak digunain,” tegasnya.

LMKN Mulai Benahi Ekosistem Royalti

Aji mengatakan Permenkum Nomor 27 Tahun 2025 menjadi salah satu pijakan LMKN untuk memperbaiki ekosistem pengelolaan royalti musik.

Pembenahan itu tidak berarti seluruh sistem yang sudah berjalan harus diubah. Bagian yang dinilai sudah baik akan diteruskan, sedangkan bagian yang masih memiliki kekurangan akan diperbaiki.

“Dengan Permenkum 27/2025, LMKN mulai memperbaiki ekosistem yang sudah ada. Yang sudah bagus dilanjutkan dan yang kurang diperbaiki,” katanya.

Menurut Aji, pemahaman mengenai performing right penting bagi pencipta dan musisi. Hal ini agar tidak muncul anggapan bahwa setiap lagu yang dibuat otomatis menghasilkan royalti.

Kuncinya Penggunaan Lagu

Dalam ekosistem musik, sebuah lagu tidak hanya dinilai dari jumlah karya yang dimiliki pencipta. Penggunaan karya dalam ruang publik atau kegiatan komersial yang memiliki kewajiban lisensi menjadi bagian penting dalam mekanisme performing right.

Karena itu, ketika seorang pencipta memiliki banyak lagu tetapi belum menerima royalti, perlu dilihat terlebih dahulu apakah karya tersebut digunakan dalam aktivitas yang menimbulkan hak performing right.

Dengan kata lain, punya banyak lagu belum tentu banyak royalti. Penggunaan karya menjadi salah satu kuncinya.[]Foto : Instagram@ajimirzahakim.

Tags:

HakCiptaLMKNMusikIndonesiaPenciptaLaguPerformingRightRoyaltiMusik
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Mikhayla Shanum Caya, Bocah 11 Tahun yang Siap Meluncur di Asian Games 2026

Next

Film “Istimewa” Resmi Tayang Hari Ini,Bawa Kisah Anak-Anak Disabilitas ke Layar Lebar

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Desil Berubah, Nasib Warga Terancam: Data Jangan Jadi Alasan Hilangnya Hak Sosial
  • 5.641 Personel Polri Dikerahkan untuk Amankan FIFA ASEAN Cup 2026
  • Mario Aji dan Veda Jadi Pemantik, Yogyakarta Panaskan Jalan Menuju MotoGP Mandalika
  • PUNKESMAS Suarakan Perlawanan Lewat Literasi dalam “Baca Pikir Lihat”
  • Rose BLACKPINK Rilis “New Trick”, Eksplorasi Garage-Punk yang Penuh Energi

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Desil Berubah, Nasib Warga Terancam: Data Jangan Jadi Alasan Hilangnya Hak Sosial
    by admin
    September 22, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b