Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/FFH ke-11 Soroti Horor Berbasis Budaya, Film Rarangken Curi Perhatian
Infotainment

FFH ke-11 Soroti Horor Berbasis Budaya, Film Rarangken Curi Perhatian

By admin
October 26, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA– Film horor Indonesia semakin berani mengeksplorasi kekayaan budaya lokal sebagai sumber cerita. Tak melulu mengandalkan penampakan hantu dan adegan mengejutkan, mitos hingga kepercayaan leluhur kini menjadi daya tarik tersendiri di layar lebar.

Hal itu mengemuka dalam diskusi Let’s Talk to Horror yang digelar Festival Film Horor (FFH) edisi ke-11 di Kafe Kopi Pagi, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (25/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, FFH menetapkan Pirunduk sebagai film terbaik edisi Oktober 2026. Acara ini juga menjadi ajang pengenalan film horor terbaru produksi PAS Productions bertajuk Rarangken, yang mengangkat legenda mistis masyarakat Sunda.

Diskusi menghadirkan budayawan sekaligus sastrawan Fanny G Poyk, produser Wan Emily Sjahrir, anggota Dewan Penasihat MASDA Ambu Rd Sonia Soema, serta Tsania Prilla. Acara dipandu Alyne Malarif dan Cank Mail, dengan Mesya Siregar sebagai pembawa acara.

Horor Lokal Punya Kekuatan Tersendiri

Fanny G Poyk menilai perpaduan budaya dan mistik masih menjadi kekuatan yang mampu menarik minat penonton film horor Indonesia.

Menurutnya, cerita yang dekat dengan kehidupan dan kepercayaan masyarakat memiliki daya tarik tersendiri. Terlebih, Indonesia menyimpan banyak tradisi dan legenda yang belum sepenuhnya dieksplorasi sineas nasional.

Di tengah perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), Fanny berharap pelaku industri perfilman tetap mampu mempertahankan identitas karya melalui kekayaan budaya bangsa.

“Semuanya terletak pada pelaku perfilman Indonesia untuk melihat perkembangan perfilman yang terjadi di dunia, khususnya Indonesia saat ini. Semoga dunia perfilman Indonesia semakin maju meski harus bersaing dengan situasi perfilman global,” ujar Fanny.

Senada dengan Fanny, produser Rarangken, Wan Emily Sjahrir, mengatakan sebuah film harus memiliki sesuatu yang membedakannya dari karya lain.

Ia tak ingin film horor sekadar mengulang formula yang sudah sering disajikan kepada penonton. Menurutnya, keberanian mengeksplorasi budaya lokal bisa menjadi jalan untuk menghadirkan tontonan berbeda.

“Film itu harus ada pembedanya. Kalau sama, sebaiknya tak perlu buat, tetapi nonton saja. Kalau ingin membuat film, harus out of the box, keluar dari kebiasaan, terutama dari unsur budayanya,” kata Wan Emily.

Rarangken, Perhiasan Mistis yang Menyimpan Kutukan

Salah satu hal menarik dari film *Rarangken* adalah pengangkatan kepercayaan leluhur masyarakat Pasundan terhadap benda-benda yang diyakini memiliki kekuatan magis.

Ambu Rd Sonia Soema menjelaskan, Rarangken dalam cerita film tersebut merujuk pada perhiasan atau benda tertentu yang dipercaya menyimpan kekuatan supranatural.

Benda itu berkaitan erat dengan ritual adat, termasuk sejumlah pantangan yang tidak boleh dilanggar.

Menurut Ambu Sonia, benda yang menjadi inspirasi cerita tersebut disebut berasal dari wilayah Majalengka, Jawa Barat.

Dalam kepercayaan yang diangkat ke layar lebar itu, siapa pun yang melanggar aturan ketika membuka atau menyentuh benda tersebut diyakini dapat mendatangkan malapetaka.

Unsur inilah yang kemudian dikembangkan menjadi kisah horor dengan latar tradisi Sunda.

Sementara itu, Tsania Prilla mengaku keterlibatannya dalam film Rarangken memberikan pengalaman baru, terutama dalam mengenal budaya leluhurnya sendiri.

Meski memiliki latar keluarga Sunda, ia mengaku sebelumnya belum memahami secara mendalam makna Rarangken dan berbagai kepercayaan yang melingkupinya.

Melalui film tersebut, ia mendapat kesempatan menggali lebih jauh kekayaan tradisi masyarakat Pasundan.

Teror Nyi Larang dan Rahasia Kelam Sebuah Keluarga

Film Rarangken sendiri memadukan misteri keluarga, legenda Sunda, dan kutukan yang diwariskan lintas generasi.

Diproduseri Wan Emily Sjahrir, dengan Tsani Prilia sebagai executive producer dan R.G.H. sebagai sutradara, film ini mengikuti perjalanan Ranti yang diperankan Vanny Meisella.

Kisah bermula ketika Ranti kembali ke rumah tua peninggalan keluarganya bersama empat sahabat.

Namun, kedatangan mereka justru menjadi awal dari serangkaian kejadian mengerikan.

Teror muncul setelah sebuah benda misterius bernama Rarangken dipindahkan dari tempatnya. Tindakan tersebut tanpa disadari membangkitkan sosok Nyi Larang, yang menyimpan hubungan dengan tragedi kelam pada masa lalu.

Ranti kemudian berusaha mengungkap misteri di balik benda tersebut. Penelusurannya membawa dia pada rahasia keluarga yang telah terkubur selama puluhan tahun.

Ketika Ranti mencoba menghancurkan Rarangken demi mengakhiri teror, kenyataan mengejutkan justru muncul. Kutukan yang selama ini menghantui keluarganya ternyata belum benar-benar berakhir.

Selain Vanny Meisella, film ini turut dibintangi Tsani Prilia sebagai Mira, Yama Carlos sebagai Arman, Ika Kartika sebagai Dian, Ambu Rd Sonia Soema sebagai tetua adat, Achmad Bayhaqi A sebagai Dimas, Taufiq Hidayat sebagai Raka, serta Fardan Tamaela sebagai Jati.

Ada pula Zara sebagai Rara, Tiara Khorunisa sebagai Ami, Felicia sebagai Ranti kecil, dan Bhadra sebagai Jati kecil.

Melalui Rarangken,PAS Productions berupaya menghadirkan film horor yang tak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga memperkenalkan kembali mitos dan warisan budaya Sunda kepada generasi muda.

Diskusi FFH edisi ke-11 pun menegaskan bahwa kekayaan budaya Nusantara masih menyimpan banyak potensi untuk dikembangkan menjadi cerita film.[**]

Tags:

FestivalFilmHororFFHPirundukRarangken
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

PSF Kehilangan Kekompakan, Bina Mutiara Pulang dengan Kemenangan 2-0

Next

Bukan Sekadar Jual Kopi, Dian Rosdiani Bangun Shuba Coffee Bersama Komunitas Barista

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Persahabatan, Ambisi, dan Harga Sebuah Relasi: “Harga Teman” Memikat Penonton JFW 2026
  • Fadli Zon Dorong Regenerasi Dalang dan Perajin, Wayang Golek Sunda Harus Tetap Hidup
  • Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
  • Bukan Sekadar Jual Kopi, Dian Rosdiani Bangun Shuba Coffee Bersama Komunitas Barista
  • FFH ke-11 Soroti Horor Berbasis Budaya, Film Rarangken Curi Perhatian

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Persahabatan, Ambisi, dan Harga Sebuah Relasi: “Harga Teman” Memikat Penonton JFW 2026
    by admin
    October 26, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Yura Yunita kembali menghadirkan karya musik yang tidak… Read more: Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
  • Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
    PagipagiNews.com|JAKARTA— Dua musisi sekaligus pencipta lagu perempuan, Yura Yunita dan… Read more: Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
  • Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengajak suporter Persija… Read more: Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik

Pages

Contact

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b