Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Nasional/Ketika Algoritma Mengendalikan Informasi, Wamenkomdigi Soroti Krisis Kepercayaan Berita
Nasional

Ketika Algoritma Mengendalikan Informasi, Wamenkomdigi Soroti Krisis Kepercayaan Berita

By admin
September 10, 2026 2 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Cara masyarakat memperoleh informasi terus berubah. Jika sebelumnya ruang redaksi media menjadi pintu utama distribusi berita, kini kendali tersebut semakin bergeser ke tangan platform digital dan algoritma.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menilai perubahan itu perlu mendapat perhatian serius karena informasi yang diterima publik semakin banyak ditentukan oleh sistem yang mempelajari perilaku penggunanya.

Hal tersebut disampaikan Nezar saat menjadi narasumber dalam Diskusi Panel Dewan Profesor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

“Saat ini media kehilangan audiens, yang mengontrol audiens adalah platform. Platform media sosial berkembang jauh lebih cepat, lebih dalam, lebih agresif, sehingga menggeser pola hubungan antara media konvensional dan media tradisional dengan audiens,” ujar Nezar.

Menurut dia, algoritma platform digital bekerja dengan mempelajari berbagai bentuk interaksi pengguna. Setiap aktivitas, termasuk tanda suka, menjadi data yang dapat digunakan untuk menentukan konten berikutnya yang ditampilkan kepada pengguna.

“Jadi semua yang kita berikan tanda likes itu kemudian dicatat dalam machine learning yang dipakai oleh media sosial. Jadi apa yang kita suka akan selalu datang kepada kita, itulah yang disebut dengan echo chamber,” katanya.

Fenomena tersebut, lanjut Nezar, tidak hanya mengubah cara masyarakat mengonsumsi informasi, tetapi juga membawa persoalan baru terkait kepercayaan publik terhadap berita.

Ia merujuk Reuters Institute Digital News Report 2026 yang melibatkan lebih dari 100.000 responden di 48 negara.

Dalam laporan tersebut, media sosial dan platform video disebut telah menjadi sumber berita yang lebih banyak diakses dibandingkan televisi maupun situs berita resmi di 30 negara. Di sisi lain, tingkat kepercayaan terhadap berita masih rendah, dengan kurang dari empat dari 10 responden menyatakan percaya terhadap berita.

“Yang terjadi adalah bukan delivering the truth, tetapi creating the perception, membentuk persepsi,” tegas Nezar.

Tantangan tersebut menjadi semakin kompleks dengan berkembangnya kecerdasan artifisial (AI) dalam ekosistem informasi, termasuk dalam proses produksi berita.

Nezar mengingatkan bahwa teknologi AI tetap bergantung pada data yang digunakan. Manipulasi atau data yang keliru dapat membuat sistem menghasilkan keluaran yang tidak akurat.

Karena itu, menurut Nezar, perkembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga integritas informasi.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan pedoman etika AI. Selain itu, Dewan Pers juga telah merumuskan pedoman penggunaan AI dalam praktik jurnalistik.

Pemerintah turut menyiapkan peta jalan kecerdasan artifisial Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Berbagai langkah tersebut diharapkan dapat memastikan transformasi teknologi tidak mengorbankan kualitas informasi yang diterima masyarakat.

Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangannya bukan lagi sekadar bagaimana membuat berita sampai kepada publik, tetapi bagaimana memastikan informasi yang diterima tetap akurat, kredibel, dan memiliki integritas.[]

Tags:

AlgoritmaKomdigiMediaDigitalNezarPatriaPagipagiNews
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Laut Bercerita: Ketika Menunggu dan Mencari Menjadi Bentuk Perlawanan

Next

Dari Film Dokumenter hingga Arsip Sinema, BPI Benahi Ekosistem Perfilman Nasional

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • FKY 2026 Ditutup, 53 Ribu Orang Ramaikan Festival Budaya di Sleman
  • Andre Taulany-Amanda Rigby Akhirnya Resmi Jadi Suami Istri, Digelar Dengan  Intim
  • Bukan Soal Musiknya dari Mana, LMKN Ingatkan Pentingnya Konteks Penggunaan
  • Sumaya Sumbang Perak, Indonesia Tambah 5 Medali di Asian Games 2026
  • Djamin Setia Selamanya, Biopik Djamin Ginting Bawa Pesan Perjuangan untuk Generasi Masa Kini

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • FKY 2026 Ditutup, 53 Ribu Orang Ramaikan Festival Budaya di Sleman
    by admin
    September 21, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b