Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Lifestyle/Dari Panggung ke Layar Lebar, Kementerian Ekraf Dorong IP Lokal Naik Kelas
Lifestyle

Dari Panggung ke Layar Lebar, Kementerian Ekraf Dorong IP Lokal Naik Kelas

By admin
September 10, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) memperkuat sinergi antara subsektor seni pertunjukan dan film. Kolaborasi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu jalan untuk mengembangkan kekayaan intelektual (IP) lokal sekaligus menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja dalam ekosistem ekonomi kreatif.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi rumah produksi Keana Pictures di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pertemuan itu membahas sejumlah rencana pengembangan karya berbasis kebudayaan untuk periode 2026–2027.

Keana Film sebelumnya menggarap sejumlah karya, antara lain teaterikal Laksamana Malahayati, monoplay Melati Pertiwi dan Meradjoet Sendja, serta film Kalau Kau Indonesia, Tepuk Dada! (2012) dan Rectoverso: Cinta yang Tak Terucap (2013).

Dalam audiensi tersebut, Keana Film memaparkan sejumlah program yang disiapkan, seperti Monolog Melati Pertiwi, Kongres Perempuan di Yogyakarta, dan festival CULTURA di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Festival tersebut diarahkan untuk mendorong pertukaran budaya anak sekaligus memberdayakan pelaku UMKM lokal.

Rencana lainnya adalah mengembangkan IP Laksamana Malahayati dari seni pertunjukan ke medium komik dan film panjang. Pengembangan tersebut dibuka untuk kemungkinan kolaborasi dengan mitra internasional.

Irene mengatakan, pengembangan subsektor kreatif membutuhkan titik temu antara karya, ekosistem, dan model bisnis. Dengan demikian, kegiatan kreatif tidak berhenti pada produksi karya, tetapi dapat berkembang menjadi industri yang berkelanjutan.

«“Kita perlu mencari titik temu yang memungkinkan ekosistem kreatif tumbuh secara efisien dan berkelanjutan. Bukan hanya membangun potensi yang sudah tercipta, tetapi juga memastikan model bisnis kreatif bisa berjalan,” ujar Irene.»

Menurut dia, penguatan ekosistem tersebut juga penting untuk memberikan kepastian bagi investor yang hendak masuk ke subsektor seni pertunjukan dan film.

Irene menambahkan, seni pertunjukan dan film memiliki keterkaitan yang kuat. Panggung pertunjukan dapat menjadi ruang lahirnya IP, pengembangan talenta, sekaligus pintu masuk menuju medium kreatif lainnya.

«“Seni pertunjukan dan film sebenarnya berada dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Subsektor seni pertunjukan bukan hanya ruang ekspresi budaya, tetapi juga dapat menjadi sumber penciptaan IP, pengembangan talenta, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para pejuang ekraf,” katanya.»

Ia berharap karya-karya seni pertunjukan tidak berhenti sebagai tontonan, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk kreatif dengan model bisnis yang berkelanjutan dan memiliki peluang untuk diadaptasi ke medium lain, termasuk film.

Bioskop Rakyat

Pembahasan juga mencakup pengembangan infrastruktur kreatif melalui program Indiskop Bioskop Rakyat. Program tersebut diarahkan untuk mempertemukan film, seni pertunjukan, kebudayaan, dan edukasi dalam satu ekosistem.

Irene menilai efisiensi dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci agar model bioskop rakyat dapat diterapkan di lebih banyak daerah. Sistem digital, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk distribusi, penjualan tiket, hingga pengelolaan jaringan bioskop.

Dengan pengelolaan yang lebih terpusat dan biaya operasional yang efisien, ekosistem perfilman diharapkan semakin kompetitif sekaligus mampu menjangkau masyarakat di berbagai daerah.

Sementara itu, Direktur Utama Keana Film, Marcella Zalianty, mengatakan rumah produksi yang dipimpinnya berfokus pada dua spektrum ekonomi kreatif, yakni seni pertunjukan dan film.

Menurut Marcella, regenerasi menjadi salah satu hal penting dalam menjaga keberlanjutan industri kreatif. Pendidikan dan pelatihan diperlukan agar muncul talenta baru yang mampu melanjutkan sekaligus mengembangkan karya kreatif Indonesia.

Marcella juga melihat peluang besar dalam pengembangan IP lokal menjadi karya yang dapat diterima pasar internasional.

Ia mencontohkan pengalaman Keana Film mengadaptasi karya sastra Rectoverso karya Dewi Lestari menjadi film omnibus. Pengalaman tersebut menjadi salah satu inspirasi untuk mengembangkan konsep omnibus di panggung yang mengangkat kisah pahlawan dari berbagai latar perjuangan dan lintas waktu.

«“Dengan demikian, Keana Film bisa menjadikan suatu IP lokal go global karena konten yang universal dan pantas membawa identitas Indonesia mendunia,” tutur Marcella yang juga Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI 56).»

Dalam pertemuan tersebut, Irene Umar didampingi Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Dadam Mahdar. Dari Keana Film hadir Strategic Partner Fary Farghob, Partnership Aszka Arief, dan Sekretariat Widya.

Tags:

EkonomiKreatifIreneUmarKeanaFilmKementerianEkrafMarcellaZalianty
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

218 Candi Perwara Prambanan Masih Runtuh, Pemerintah Siapkan Restorasi Besar

Next

Qodari Dorong RRI Berubah Total di Era Digital: Jangan Sampai Publik Pergi Mencari Informasi ke Tempat Lain

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Yudha Permana Terima IKB Jabodetabek dan Budayantara, Bahas Persiapan Milad ke-25
  • 215 Sekolah Ikut Teka-Teki Gen Alpha 2026, Rano Karno Bicara Pemimpin Masa Depan
  • Mitos Boneka Uci di Jalan Siliwangi Diangkat ke Layar Lebar, The Doll Ghawiah Tayang 29 Oktober
  • IPW Minta Bareskrim Usut Dugaan Intimidasi Jemaat GKPI di Tangerang
  • Desil Berubah, Nasib Warga Terancam: Data Jangan Jadi Alasan Hilangnya Hak Sosial

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Yudha Permana Terima IKB Jabodetabek dan Budayantara, Bahas Persiapan Milad ke-25
    by admin
    September 23, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b