Anak Jakarta Didorong Aktif Bergerak, Rano Karno: Jangan Hanya Duduk Diam
PagipagiNews.com|JAKARTA -|Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengapresiasi pelaksanaan Kinder Joy of Moving 2026 yang mendorong anak-anak aktif bergerak dan mengenal olahraga sejak usia dini.
Menurut Rano, aktivitas fisik tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran, tetapi juga dapat membantu membentuk karakter positif serta mengurangi kebiasaan anak menghabiskan waktu secara pasif.
“Saya sangat setuju dengan tema Kinder Joy of Moving. Tantangan terbesar saat ini anak-anak cenderung individualistis. Karena itu, aktivitas bergerak sangat diperlukan, baik bermain sepak bola, bulu tangkis, lari, maupun atletik. Jangan hanya duduk diam karena bisa memicu obesitas. Anak-anak Jakarta harus terus aktif bergerak,” ujar Rano saat menghadiri Kinder Joy of Moving 2026 di GOR PB Jaya Raya Bintaro, Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi PT Ferrero Confectionery Indonesia dan Yayasan Pembangunan Jaya Raya. Program itu mengenalkan olahraga bulu tangkis kepada siswa sekolah dasar melalui latihan dan permainan yang interaktif.
Kehadiran legenda bulu tangkis Indonesia, Susy Susanti dan Alan Budikusuma, turut memberikan motivasi kepada para peserta.
Rano mengatakan, penggunaan gawai secara berlebihan menjadi salah satu tantangan dalam mendorong anak lebih aktif. Anak-anak dinilai membutuhkan ruang untuk bergerak sekaligus menyalurkan energi melalui kegiatan yang positif.
“Penggunaan gawai saat ini kerap membuat anak-anak menjadi pasif. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta juga terus menggalakkan Sekolah Sepak Bola serta pembinaan kelompok usia 12, 14, hingga 16 tahun agar anak-anak Jakarta memiliki wadah untuk aktif bergerak,” katanya.
Menurut Rano, bulu tangkis juga memiliki posisi penting dalam sejarah olahraga Indonesia. Cabang olahraga tersebut telah melahirkan banyak atlet yang mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
Karena itu, pembinaan atlet perlu dilakukan sejak usia dini secara konsisten dan berjenjang.
“Kita berharap terus melahirkan bibit atlet unggul yang siap bersaing di tingkat global,” ujar Rano.
Sementara itu, salah satu peserta, Rayhan Pratama (12), mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Selain mendapat pengalaman belajar teknik dasar bulu tangkis, ia juga berkesempatan bertemu dengan atlet yang diidolakannya.
“Acaranya seru banget karena aku bisa belajar cara memegang raket dan memukul shuttlecock yang benar bareng teman-teman baru daripada cuma main game di rumah. Senang sekali bisa ketemu langsung sama atlet idola dan Pak Wagub. Jadi makin semangat latihan bulu tangkis supaya bisa jadi juara,” kata Rayhan.
Kegiatan semacam ini menjadi salah satu ruang bagi anak untuk mengenal olahraga dengan cara yang menyenangkan. Selain menjaga kebugaran, aktivitas bersama juga dapat menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, dan kerja sama sejak dini.