Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/Drama Pendek AI Menjamur, DJKI Ingatkan Batas Penggunaan Karya
Infotainment

Drama Pendek AI Menjamur, DJKI Ingatkan Batas Penggunaan Karya

By admin
August 27, 2026 2 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Maraknya drama pendek berbasis kecerdasan buatan (AI) di media sosial turut memunculkan persoalan baru terkait pemahaman masyarakat terhadap hak cipta. Kemudahan teknologi dalam membuat dan menikmati konten digital dinilai perlu diimbangi dengan kesadaran untuk menghormati hak pencipta.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum, Hermansyah Siregar, mengatakan kemudahan membuat maupun mengakses konten dengan bantuan AI tidak serta-merta menghilangkan hak pencipta atas suatu karya.

“Kemudahan mengakses dan membuat konten dengan bantuan AI tidak menghilangkan hak pencipta atas karya yang dihasilkan. Masyarakat perlu memahami bahwa penggunaan kembali suatu karya tetap harus memperhatikan hak dan izin dari pemiliknya,” ujar Hermansyah di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Fenomena drama pendek AI menjadi perhatian karena konten tersebut dapat memuat beragam unsur kreatif. Mulai dari cerita, karakter, ilustrasi, musik, hingga suara dapat berkaitan dengan karya atau identitas pihak lain.

Menurut Hermansyah, keberadaan teknologi AI tidak menjadikan sebuah konten bebas digunakan tanpa batas. Kesadaran mengenai hak cipta juga diperlukan oleh penonton, bukan hanya pembuat konten.

Kebiasaan mengunduh kemudian mengunggah ulang video, memotong adegan untuk membuat konten baru, atau menggunakan musik dan gambar dari karya tertentu tanpa izin dapat menimbulkan persoalan hukum.

Karena itu, masyarakat perlu membedakan aktivitas menikmati karya dengan memanfaatkan kembali karya tersebut, terutama jika penggunaan dilakukan untuk kepentingan pribadi maupun komersial.

Menonton sebuah drama pendek AI atau membagikan tautannya kepada orang lain, misalnya, merupakan aktivitas yang berbeda dengan mengunduh dan mengunggah ulang keseluruhan video. Begitu pula dengan mengambil bagian tertentu dari karya untuk digunakan dalam konten lain.

Belum Ada Larangan

Direktur Hak Cipta dan Desain Industri DJKI, Agung Damarsasongko, mengatakan saat ini belum terdapat peraturan perundang-undangan di Indonesia yang secara khusus melarang penciptaan karya berbasis AI ataupun melarang masyarakat menikmati drama pendek yang dihasilkan dengan bantuan teknologi tersebut.

“Namun demikian, pemerintah terus mengkaji dan menyiapkan instrumen hukum yang dapat memberikan kepastian terkait penggunaan AI dalam proses penciptaan karya,” kata Agung.

Ia menjelaskan, pada prinsipnya, karya yang proses penciptaannya didominasi AI tanpa keterlibatan kreatif manusia yang memadai tidak dapat diakui sebagai ciptaan yang memperoleh perlindungan hak cipta.

Perkembangan AI juga memunculkan diskusi lebih luas di tingkat global, khususnya mengenai penggunaan karya manusia sebagai data pelatihan sistem AI.

Sejumlah negara mendorong perusahaan pengembang AI untuk menyediakan mekanisme penghargaan dan kompensasi yang adil bagi pencipta yang karyanya digunakan sebagai data pelatihan.

Hal tersebut menjadi bagian dari upaya mencari keseimbangan antara perkembangan inovasi teknologi dan perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual.

Di tengah pesatnya pertumbuhan konten berbasis AI, masyarakat pun dinilai perlu membangun kebiasaan digital yang lebih bijak. Memahami batas antara menikmati, membagikan, mengubah, dan memanfaatkan kembali sebuah karya menjadi langkah penting agar perkembangan teknologi tidak mengabaikan hak para pencipta.

Tags:

AIDJKIHakCiptaKecerdasanBuatan
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Driver Ojol Musa: Sampaikan Aspirasi Boleh, Jangan Rusak Fasilitas Umum

Next

Polri Bubarkan Massa di Depan Gedung DPR dengan Pendekatan Bertahap

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b