Driver Ojol Musa: Sampaikan Aspirasi Boleh, Jangan Rusak Fasilitas Umum
PagipagiNews.com|JAKARTA — Pengemudi ojek online (ojol) asal Jakarta Pusat, Musa, mendukung penyampaian aspirasi masyarakat di Jakarta. Namun, ia mengingatkan agar kegiatan tersebut berlangsung secara tertib, damai, dan tidak merusak fasilitas umum.
Menurut Musa, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun, kebebasan tersebut harus disertai dengan tanggung jawab menjaga keamanan serta ketertiban bersama.
“Kalau tanggapan saya untuk aksi unjuk rasa hari ini, buat saya oke-oke saja. Yang penting tidak merusak fasilitas umum, jaga keamanan, dan tidak bikin rusuh atau huru-hara,” ujar Musa.
Ia meminta peserta aksi tetap menyampaikan dukungan terhadap aspirasi yang diperjuangkan tanpa melakukan tindakan anarkis maupun kekerasan.
“Kita melakukan support, tapi tidak melakukan anarkis, kekerasan, dan merusak fasilitas-fasilitas umum yang ada di Jakarta,” katanya.
Musa menilai keamanan Jakarta merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia mengajak para pengemudi ojol dan masyarakat untuk ikut menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.
“Kita ini sebagai ojol akan selalu menjaga Jakarta, akan bersatu bersama Kapolri,” tuturnya.
Musa juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang bertugas mengamankan kegiatan penyampaian pendapat.
“Kami segenap ojol se-Indonesia dan se-Nusantara mengucapkan terima kasih banyak kepada TNI dan Kapolri yang telah menjaga Jakarta. Kami seluruh ojol akan bekerja sama dalam menjaga keamanan Jakarta,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengedepankan cara-cara damai hingga rangkaian kegiatan selesai. Penyampaian aspirasi, menurut Musa, tetap dapat dilakukan secara terbuka tanpa merugikan masyarakat atau mengganggu fasilitas umum.
Musa mengajak komunitas ojol dan masyarakat menjaga Jakarta sebagai ruang bersama agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.