Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Nasional/FSPPI Minta Sistem Ketenagakerjaan Perfilman Dibangun Seiring Pertumbuhan Industri
Nasional

FSPPI Minta Sistem Ketenagakerjaan Perfilman Dibangun Seiring Pertumbuhan Industri

By admin
August 19, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Di balik layar gemerlap industri perfilman Indonesia, masih tersimpan persoalan yang menyangkut mereka yang bekerja untuk menghidupkan sebuah cerita. Ketika produksi film, investasi, jumlah penonton, hingga platform digital terus berkembang, sistem ketenagakerjaan para pekerja perfilman dinilai belum bergerak pada kecepatan yang sama.

Persoalan itulah yang dibawa Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia (FSPPI) dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Ketua FSPPI Dr. Rizal Djibran bersama jajaran organisasi memaparkan sejumlah persoalan mendasar yang dihadapi pekerja perfilman. Presentasi tersebut berlangsung sekitar 20 menit dan dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Ketenagakerjaan.

Menurut FSPPI, keberhasilan industri perfilman tidak semestinya hanya diukur dari banyaknya film yang diproduksi, jumlah penonton, nilai investasi, pendapatan, ataupun pertumbuhan platform digital.

Ada manusia yang bekerja di balik seluruh angka tersebut. Karena itu, pertumbuhan ekonomi perfilman dinilai harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hubungan kerja dan kesejahteraan pekerjanya.

Kontrak Kerja dan Standar Upah

Salah satu persoalan yang disoroti FSPPI adalah belum tersedianya standar kontrak kerja yang seragam bagi pekerja perfilman. Hal serupa terjadi pada standar upah yang dapat menjadi rujukan bersama dalam hubungan kerja.

FSPPI menilai hubungan industrial di sektor perfilman masih banyak berlangsung secara individual. Kondisi tersebut berpotensi membuat posisi pekerja menjadi kurang kuat ketika berhadapan dengan pemberi kerja.

“Industri perfilman harus masuk ke era industri modern. Karena itu, sistem ketenagakerjaannya juga harus dibangun secara modern,” ujar Rizal.

Bagi FSPPI, pembenahan tersebut penting bukan hanya untuk memberikan perlindungan kepada pekerja, melainkan juga membangun profesionalisme industri secara keseluruhan.

Sebab, industri yang ingin tumbuh secara berkelanjutan membutuhkan sistem kerja yang memberikan kepastian bagi semua pihak.

Membangun Modal Manusia

Dalam pertemuan itu, FSPPI juga menekankan pentingnya pembangunan human capital atau modal manusia pekerja perfilman.

Peningkatan kompetensi pekerja diyakini akan berdampak langsung terhadap profesionalisme industri. Pada saat yang sama, kualitas sumber daya manusia juga dapat memperkuat daya tarik investasi dan meningkatkan kontribusi perfilman terhadap perekonomian nasional.

FSPPI mencontohkan perkembangan industri kreatif Korea Selatan. Kemajuan film, drama Korea, dan K-Pop dinilai tidak terlepas dari dukungan kebijakan yang membangun sumber daya manusia sekaligus ekosistem industrinya.

Atas dasar itu, FSPPI menawarkan konsep Indeks Pembangunan Manusia Pekerja Perfilman.

Konsep tersebut diusulkan bukan sekadar sebagai alat ukur, melainkan dapat dikembangkan menjadi instrumen kebijakan untuk memetakan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan dan profesionalisme pekerja perfilman.

Tak Bisa Berjalan Sendiri

FSPPI berpandangan, pembangunan ekosistem ketenagakerjaan perfilman tidak dapat diselesaikan oleh satu kementerian.

Kolaborasi dinilai perlu melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kebudayaan, Kementerian Ekonomi Kreatif, lembaga pendidikan, akademisi, serta pelaku industri perfilman.

Kebutuhan koordinasi lintas sektor muncul karena industri perfilman bersinggungan dengan banyak bidang. Aspek kebudayaan memiliki jalur kebijakan tersendiri, sementara persoalan tenaga kerja berada dalam ranah ketenagakerjaan.

Di sisi lain, pendidikan multimedia, penyiaran, dan pendidikan tinggi perfilman juga memiliki kebijakan masing-masing.

FSPPI menilai kondisi tersebut membutuhkan sinkronisasi agar pembangunan perfilman nasional tidak berjalan secara sektoral.

Menanti Peran Kemenaker

Dalam pertemuan tersebut, FSPPI berharap Kementerian Ketenagakerjaan ikut mengawal rancangan regulasi yang direncanakan memasuki pembahasan pada Oktober 2026.

Bagi FSPPI, regulasi ketenagakerjaan yang lebih sesuai dengan karakter industri perfilman diperlukan untuk memberikan kepastian hubungan kerja sekaligus menciptakan iklim industri yang lebih profesional.

Pada akhirnya, pertanyaan yang diajukan FSPPI bukan semata-mata seberapa besar industri perfilman menghasilkan nilai ekonomi.

Pertanyaan yang lebih mendasar adalah apakah pertumbuhan tersebut juga meningkatkan kualitas kehidupan manusia yang berada di balik proses penciptaan karya.

Dengan demikian, pembenahan sistem ketenagakerjaan diharapkan menjadi bagian dari pembangunan industri perfilman Indonesia yang modern, profesional, berkelanjutan, sekaligus mampu memberikan perlindungan dan kehidupan yang lebih layak bagi pekerjanya.

Tentang FSPPI

Federasi Serikat Pekerja Perfilman Indonesia (FSPPI) merupakan organisasi yang membawa kepentingan pekerja sektor perfilman, khususnya dalam mendorong penguatan hubungan industrial, perlindungan pekerja, profesionalisme, dan pembangunan ekosistem ketenagakerjaan industri perfilman Indonesia.

Tags:

DrRizalDjibranFSPPIKemenakerPARFIPerfilmanIndonesia
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Panglima TNI Titip Pesan kepada 76 Paskibraka: Gantungkan Cita-Cita Setinggi Langit

Next

PAKET SANTET dan Dendam yang Tak Pernah Pulang

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b