Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/Harusnya Horror, Komedi Absurd yang Diam-diam Menguras Air Mata
Infotainment

Harusnya Horror, Komedi Absurd yang Diam-diam Menguras Air Mata

By admin
August 15, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com— Film Harusnya Horror menawarkan pengalaman yang sedikit mengecoh. Dari judul dan kemasannya, film debut penyutradaraan Reza “Arap” Oktovian ini menjanjikan komedi-horor. Namun, di balik kelucuan dan absurditas ceritanya, terselip kisah tentang persahabatan, kehilangan, pengkhianatan, pengampunan, dan pengorbanan.

Diproduksi Ess Jay Pictures, Harusnya Horror dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Film ini tidak hanya mengandalkan teror dan humor, tetapi juga membawa cerita tentang sekelompok sahabat yang harus melewati berbagai persoalan dalam perjalanan mereka.

Salah satu kekuatan film ini justru berada di bagian akhir. Sejumlah penonton mengaku terbawa emosi hingga menitikkan air mata. Komedi yang sejak awal terasa ringan perlahan membawa penonton pada pertanyaan sederhana: seberapa penting orang-orang terdekat dalam hidup kita, dan apakah kita sudah cukup menghargai mereka sebelum terlambat?

Reza mengatakan, film tersebut memang sengaja dibangun dengan lapisan emosi di balik kemasan komedi-horor.

“Meski kemasannya komedi-horor dengan cerita yang absurd, tetapi saya ingin menyajikan tentang arti persahabatan, pengorbanan, dan pentingnya menghargai orang terdekat sebelum terlambat,” ujar Reza.

Bagi Reza, film ini juga memiliki makna personal. Harusnya Horror menjadi persembahan terakhir bagi almarhumah Lula Lahfah sekaligus kenangan yang tidak terlupakan selama proses produksi.

“Setiap detiknya bersama Lula harusnya indah, kami berdua benar-benar menghargai setiap waktu bareng. Semua kru dan pemeran di film ini juga merasakan betapa besarnya dukungan dan kehadirannya selama produksi. Film Harusnya Horror menjadi memori terindah kami,” katanya.

Kehadiran Lula membuat film ini terasa semakin emosional bagi mereka yang terlibat. Karena itu, film tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada Lula.

Selain kisah persahabatan, Harusnya Horror mencoba menyentil fenomena creator economy. Film ini mengangkat kehidupan para content creator yang berhadapan dengan tuntutan mengejar viralitas dan cuan. Semua hal berpotensi menjadi konten, termasuk pengalaman yang seharusnya bersifat personal.

Produser Sridhar Jetty mengatakan, tema tersebut menjadi cara film untuk merefleksikan situasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.

“Meski genrenya komedi-horor, tetapi film ini punya makna yang relevan, tentang situasi creator economy, saat semuanya dijadikan konten, film ini ingin memberikan refleksi dan satir dalam bentuk komedi,” ujar Sridhar.

Dari sisi pemain, film ini menjadi debut layar lebar bagi seluruh member AAAClan, yakni George Tierson (Jot), Yukatheo Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry), Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), Niko Junius (Niko), dan Bravyson (Vicong).

Mereka beradu peran dengan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, dan Malka Rafasya. Film ini juga menghadirkan penampilan spesial Yoshua Marcellos atau Cellos.

George Tierson yang memerankan Kevin menilai pendekatan Reza sebagai sutradara memberi ruang bagi para pemain untuk keluar dari karakter yang selama ini dikenal publik.

Menurut George, proses pengembangan karakter dilakukan bersama acting coach sehingga para pemain dapat mengeksplorasi sisi lain diri mereka.

Dengan perpaduan humor, horor, dan satire tentang dunia kreator, Harusnya Horror mencoba membuktikan bahwa film yang tampak ringan tidak selalu berakhir ringan.

Sebelum tayang secara nasional, antusiasme penonton juga terlihat dari penjualan tiket Advance Ticket Sales (ATS) yang habis di sejumlah kota, antara lain Jakarta, Depok, Bekasi, Bali, Banjarmasin, Batam, Bogor, Jambi, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Samarinda, dan Pontianak.

Pada akhirnya, Harusnya Horror bukan semata-mata soal bagaimana membuat penonton tertawa atau terkejut. Di balik absurditasnya, film ini menyimpan pesan tentang arti memiliki sahabat, kehilangan seseorang yang berarti, belajar memaafkan, dan memahami bahwa waktu bersama orang terdekat tidak selalu datang dua kali.

Harusnya Horror tayang mulai 20 Agustus 2026 di seluruh bioskop Indonesia.

Tags:

HarusnyaHorrorLulaLahfahPagipagiNewsRezaArapOktovianAAAClan
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Panglima TNI Hadiri Pidato Kenegaraan Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026

Next

Operasi Pesta Copet: Ketika Persahabatan Dipertaruhkan di Tengah Festival Musik

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b