Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/Anya Zen Curi Perhatian di Film Lobang Buaya, Benarkah Ningsih Sekadar Korban
Infotainment

Anya Zen Curi Perhatian di Film Lobang Buaya, Benarkah Ningsih Sekadar Korban

By admin
October 9, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Di tengah misteri pembunuhan berantai dalam film horor-misteri Lobang Buaya, sosok Ningsih justru menjadi salah satu karakter yang paling mengundang perhatian. Diperankan Anya Zen, perempuan penari ronggeng yang hidup dalam tekanan dan ketidakadilan itu menghadirkan dilema bagi penonton: haruskah ia dikasihani, atau justru dicurigai?

Film terbaru garapan sutradara Hanung Bramantyo tersebut membawa penonton ke tahun 1964, setahun sebelum tragedi kelam 1965 di Indonesia. Ceritanya berpusat pada penyelidikan Letnan Soegeng, yang diperankan Baskara Mahendra, atas kematian sejumlah tokoh desa. Teror demi teror muncul setiap tanggal 30, disertai penampakan sosok misterius yang dikenal sebagai “hantu bolong”.

Di tengah rangkaian kejadian berdarah dan konflik sosial yang membayangi cerita, kehadiran Ningsih menjadi bagian penting dalam membangun ketegangan. Karakter yang tampak rapuh dan teraniaya itu mengundang simpati, tetapi sekaligus menyimpan pertanyaan yang belum tentu mudah dijawab.

Menghidupkan luka perempuan tertindas

Anya Zen mengaku bangga mendapat kesempatan memerankan Ningsih. Latar belakangnya dalam dunia tari turut menjadi bekal untuk menghidupkan karakter penari ronggeng yang harus menghadapi kerasnya lingkungan sosial.

“Aku bangga banget bisa memerankan Ningsih, seorang wanita yang menjadi representasi bagi kaum tertindas pada masa itu. Ini adalah peran paling intens dan paling menantang bagiku sampai saat ini,” tutur Anya.

Melalui Ningsih, film ini menghadirkan gambaran perempuan yang terjebak dalam situasi penuh ketidakadilan. Namun, dalam kisah yang dibangun dengan misteri dan kejutan berlapis, penderitaan seorang tokoh tidak serta-merta menjelaskan seluruh kebenaran di balik tindakannya.

Di sinilah karakter Ningsih menjadi menarik. Simpati penonton berpotensi berbenturan dengan kecurigaan, terutama ketika teka-teki pembunuhan terus berkembang dan setiap karakter memiliki sisi yang belum sepenuhnya terungkap.

Adegan berat dan proses menjaga kesehatan mental

Beradu akting dengan Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Iskak Khivano, hingga Mathias Muchus, Anya menghadapi tantangan yang bukan sekadar berkaitan dengan tuntutan teknis permainan peran. Ada adegan emosional yang mengharuskannya mempersiapkan diri secara khusus.

Anya mengungkapkan bahwa ia meminta izin kepada Hanung untuk menceritakan detail salah satu adegan berat kepada psikolognya. Langkah itu dilakukan demi menjaga kesehatan mental sebelum menjalani proses pengambilan gambar.

“Ada satu adegan yang sangat-sangat berat di film ini, dan sebelum aku ambil adegan tersebut, aku izin ke Mas Hanung untuk menceritakan adegannya ke psikolog aku, untuk menjaga kesehatan mentalku juga,” ungkap Anya.

Menurut dia, Hanung memberikan dukungan terhadap langkah tersebut. Ia juga merasa diperhatikan oleh seluruh kru selama proses pengambilan gambar, terutama dalam menjaga kenyamanan ketika harus menjalani adegan yang menguras emosi.

Pengalaman itu memperlihatkan sisi lain dari pekerjaan seorang aktor. Menghidupkan karakter yang terluka bukan hanya perkara menampilkan ekspresi sedih atau kemarahan di depan kamera, melainkan juga memerlukan persiapan emosional serta lingkungan kerja yang mendukung.

Ketika simpati berubah menjadi teka-teki

Penampilan Anya sebagai Ningsih menuai apresiasi dari penonton. Salah satu respons yang muncul menyoroti bagaimana karakter tersebut mampu menghadirkan rasa sakit sekaligus memunculkan konflik batin bagi penikmat film.

Karakter yang tragis itu membuat penonton mempertanyakan batas antara korban dan pelaku, antara luka masa lalu dan kemungkinan lahirnya tindakan yang menyakitkan orang lain.

Pertanyaan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam Lobang Buaya. Apakah Ningsih benar-benar perempuan yang menjadi korban keadaan, atau ada sisi lain dari dirinya yang belum terungkap? Jawabannya menjadi bagian dari misteri yang perlu diikuti sepanjang film.

Alih-alih sekadar menjadi pemanis cerita, Ningsih hadir sebagai karakter yang mengundang penonton untuk membaca ulang setiap petunjuk dan mempertimbangkan kembali penilaian mereka.

Film Lobang Buaya saat ini masih tayang di bioskop Indonesia. Informasi mengenai tiket dan konten eksklusif dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @filmlobangbuaya, @adhyapictures, dan @dapurfilm.[**]

Tags:

AnyaZeinHanungBramantyoLobangBuaya
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

RUU Hak Cipta Dibahas, Pembagian Fungsi KMKN dan LMK Diminta Tetap Dipertahankan

Next

Rieke Diah Pitaloka Desak Audit Remisi Pelaku Kekerasan Seksual, Negara Harus Pulihkan Hak Pendidikan Korban

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Dubes Palestina Ajak Warga Jakarta ke Budayantara Fest 2026, Pohon Solidaritas Jadi Simbol Persaudaraan Dua Bangsa
  • Benidictus Siregar Tinggalkan Zona Nyaman, Debut Jadi Pemeran Utama Drama Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
  • Panglima TNI Hadiri Wayang Golek di Pangandaran, Ajak Prajurit Perkuat Sinergi dengan Rakyat
  • Sertijab Polri, Aries Syahbudin Jabat Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti
  • Capek Jadi Orang Nggak Enakan? Film People Pleaser Siap Nampol Kebiasaan Selalu Bilang “Iya”

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • October 2026
  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Dubes Palestina Ajak Warga Jakarta ke Budayantara Fest 2026, Pohon Solidaritas Jadi Simbol Persaudaraan Dua Bangsa
    by admin
    October 13, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Welcome to the ultimate source for fresh perspectives! Explore curated content to enlighten, entertain and engage global readers.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn

Latest Posts

  • Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Yura Yunita kembali menghadirkan karya musik yang tidak… Read more: Yura Yunita Rilis “Pertiwi”, Lagu tentang Keberanian untuk Tak Lagi Diam
  • Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
    PagipagiNews.com|JAKARTA— Dua musisi sekaligus pencipta lagu perempuan, Yura Yunita dan… Read more: Yura Yunita dan Idgitaf Kolaborasi Lewat Lagu “Mendung”, Angkat Pesan tentang Penerimaan Diri
  • Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik
    PagipagiNews.com|JAKARTA — Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengajak suporter Persija… Read more: Yunus Nusi Ajak Suporter Persija-Persib Jaga Perdamaian Jelang Rivalitas Klasik

Pages

Contact

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b