Liga Soeratin U15 Piala Gubernur 2026 : Maesa Pararaider Kembali ke Puncak, Persaingan Grup Timur Makin Sengit
PagipagiNews.com|JAKARTA — Maesa Pararaider kembali menunjukkan konsistensinya di Liga Soeratin U-15 DKI Jakarta Piala Gubernur 2026. Menghadapi Bintang Ragunan pada pekan ke-9 Grup Timur, Minggu (4/10/2026), Maesa mengamankan kemenangan 2-0 di Lapangan Sintetis Pancoran Soccer Field (PSF), Jakarta.
Dua gol Maesa tercipta dalam rentang waktu yang relatif singkat. Erico Jati Rangga membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui skema tendangan sudut yang dieksekusi Floren Ibrani Marcelino.
Tujuh menit berselang, giliran Muhammad Rado Al Ghifari mencatatkan namanya di papan skor. Rado menyelesaikan peluang dengan tembakan matang setelah menerima umpan dari Muhammad Rizqi Fadhilah.
Keunggulan dua gol tersebut mampu dipertahankan Maesa hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini sekaligus mengembalikan Maesa ke puncak klasemen sementara Grup Timur. Maesa mengoleksi 23 poin dari sembilan pertandingan, dengan catatan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.
Persaingan di papan atas pun masih ketat. Batavia FC menguntit di posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, yakni 23. Maesa sementara unggul dalam produktivitas gol.
Menariknya, Maesa dan Batavia FC menjadi dua tim yang belum terkalahkan di Grup Timur hingga pekan kesembilan. Sehari sebelumnya, Batavia FC juga meraih kemenangan setelah menundukkan Farama FC dengan skor 2-1.
Pelatih Maesa Pararaider, Nugroho Bibit, mengapresiasi keberanian para pemainnya dalam menjalankan pertandingan.
Menurut dia, anak asuhnya tampil lebih percaya diri setelah sejumlah kekurangan pada laga-laga sebelumnya diperbaiki. Namun, Nugroho menilai masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama menyangkut kemistri dan komunikasi antarpemain.
“Anak-anak tampil percaya diri setelah beberapa kekurangan diperbaiki. Namun, saya melihat kemistri tim belum berjalan dengan baik dan komunikasi antarpemain masih perlu ditingkatkan lagi,” ujar Nugroho.
Nugroho merupakan suksesor Liswanto di kursi kepelatihan Maesa Pararaider. Di bawah arahannya, Maesa sejauh ini mampu mempertahankan tren positif sekaligus menjaga persaingan ketat di papan atas Grup Timur.
Bintang Ragunan Tunjukkan Perkembangan
Sementara itu, kekalahan tidak membuat kubu Bintang Ragunan kehilangan perspektif positif. Pelatih Abu Bakar menilai permainan timnya justru menunjukkan perkembangan dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Pada pertemuan pertama, Bintang Ragunan menyerah 0-3 dari Maesa. Kali ini, mereka mampu memberikan perlawanan lebih baik dan menjaga organisasi permainan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
“Kali ini anak-anak bermain enjoy, menikmati permainan, tidak terlalu terburu-buru, dan cukup disiplin. Saya bangga karena tim ini murni hasil binaan sendiri dan rata-rata usianya masih 14 tahun,” kata Abu Bakar.

Bintang Ragunan bahkan sempat mendapatkan peluang untuk memperkecil ketertinggalan. Salah satu peluang terbaik hadir pada penghujung babak kedua ketika sebuah umpan terobosan mendatar mengarah ke depan gawang.
Namun, Bintang Erik Firmansyah yang sudah berada dalam posisi bebas gagal menjangkau bola tersebut.
Hasil ini membuat Bintang Ragunan berada di peringkat keenam Grup Timur dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan. Mereka mencatatkan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan enam kekalahan.
Bagi Maesa, kemenangan atas Bintang Ragunan bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil tersebut menjaga mereka tetap berada dalam jalur persaingan gelar sekaligus mempertegas bahwa perebutan posisi teratas Grup Timur Liga Soeratin U-15 DKI Jakarta Piala Gubernur 2026 masih berlangsung ketat hingga pekan kesembilan.[]Foto : Prass