Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Lifestyle/Harry Tjahjono Merawat Ingatan Kampung Jakarta Lewat “Filosofi Orang Kampung”
Lifestyle

Harry Tjahjono Merawat Ingatan Kampung Jakarta Lewat “Filosofi Orang Kampung”

By admin
September 11, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Jakarta boleh terus bergerak menjadi kota global. Namun, di balik gedung-gedung tinggi dan perubahan wajah Ibu Kota, ada kehidupan kampung yang menyimpan ingatan tentang cara warga bertetangga, bercakap, dan menjalani keseharian.

Ingatan tentang kehidupan itulah yang coba dirawat sastrawan dan penulis naskah Harry Tjahjono melalui buku Filosofi Orang Kampung. Buku tersebut diluncurkan di Balai Sastra H.B. Jassin, Perpustakaan Jakarta, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, yang hadir dalam peluncuran tersebut, menilai karya Harry memiliki arti penting bagi perjalanan kebudayaan Jakarta. Buku itu sekaligus mempertemukan kembali gagasan awal cerita Si Doel yang dirintis almarhumah Ida Farida dengan jejak karya sastrawan besar Aman Datuk Madjoindo.

Menurut Rano, Harry merupakan salah satu tokoh yang kemudian memperluas ekosistem cerita Si Doel dengan menghadirkan sejumlah karakter yang melekat kuat dalam ingatan penonton, seperti Mandra, Atun, Karyo, hingga Pak Bendot.

“Atmosfer perkampungan terasa nyata,” ujar Rano.

Bagi Rano, Si Doel bukan sekadar tontonan yang pernah populer di layar lebar dan televisi. Cerita tersebut turut merekam kehidupan masyarakat serta suasana perkampungan Jakarta pada masanya. Dialog, karakter, dan berbagai kebiasaan yang muncul di dalamnya kemudian menjadi bagian dari memori kolektif masyarakat.

Rano bahkan mengungkap kembali kisah lama tentang harapan agar Doel kelak menjadi gubernur.

“Ucapan agar Si Doel menjadi gubernur itu sejatinya sudah dilontarkan mendiang Benyamin Sueb sejak film Si Rano karya Motinggo Busye pada 1973, yang kemudian mengalir alami ke dalam sinetron tanpa naskah formal,” katanya.

Perjalanan hidup Rano kemudian membuat cerita tersebut terasa seperti menemukan jalannya sendiri. Karakter yang dahulu dikenal masyarakat sebagai Si Doel itu kini benar-benar menjalani pengabdian di pemerintahan dan mendapat amanah memimpin bersama Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota.

Ketika Kampung Makin Samar

Rano melihat buku Filosofi Orang Kampung sebagai upaya penting untuk mendokumentasikan nilai-nilai kehidupan masyarakat yang perlahan semakin sulit ditemukan di Jakarta.

Interaksi antartetangga, suasana lingkungan, dialek lokal, hingga kebiasaan warga merupakan kekayaan budaya yang, menurut dia, perlu terus diperkenalkan kepada generasi berikutnya.

“Tontonan layar kaca saat ini kerap kehilangan keaslian nuansa kampung. Banyak adegan menampilkan keseharian yang janggal dan terasing dari realitas warga kita yang bersahaja,” kata Rano.

Karena itu, ia mendorong Harry untuk terus mengembangkan karya tersebut dalam bentuk ensiklopedia maupun seri lanjutan. Dengan begitu, nilai-nilai kehidupan kampung tidak berhenti sebagai kenangan generasi lama, tetapi dapat terdokumentasi dan dibaca kembali oleh generasi mendatang.

Pemprov DKI Jakarta, lanjut Rano, akan terus mendukung kegiatan literasi dan pelestarian budaya yang melibatkan pelaku seni maupun masyarakat. Dokumentasi mengenai sejarah dan kehidupan kampung dinilai dapat memperkaya pemahaman tentang perjalanan kebudayaan Jakarta sekaligus menjaga identitas kota ketika Ibu Kota terus berkembang sebagai kota global.

“Kami berharap forum ini memberikan kemaslahatan nyata. Mari bersama-sama kita hidupkan kembali kearifan kampung melalui perspektif yang lebih berkemajuan,” pungkasnya.

Kegelisahan Harry terhadap Tanah Kelahiran

Di balik lahirnya Filosofi Orang Kampung, terdapat kegelisahan Harry terhadap keberadaan masyarakat Betawi di tengah perubahan Jakarta.

Puluhan tahun lalu, kegelisahan itu telah menjadi perhatian Harry. Ia khawatir masyarakat Betawi justru menjadi asing di tanah kelahirannya sendiri ketika Jakarta berkembang begitu cepat.

Keterbatasan fisik setelah mengalami serangan stroke tidak membuat produktivitasnya berhenti. Harry justru terus berkarya dan menyelesaikan dua buku baru, sekaligus merencanakan pembaruan aransemen sekitar 30 karya musik tempo dulu.

“Karya ini lahir dari kekhawatiran kultural puluhan tahun silam agar masyarakat Betawi tidak terasing di tanah kelahirannya sendiri,” ujar Harry.

Dari kegelisahan itu pula lahir beragam karya, mulai dari novel, puisi, novelet hingga puluhan lagu bertema Betawi.

Lagu-lagu tersebut bahkan direncanakan diproduksi ulang pada Januari mendatang. Bagi Harry, berkarya bukan sekadar menghasilkan buku atau lagu, tetapi juga menjadi cara untuk menyimpan jejak sebuah zaman.

Sebab, ketika sebuah kampung berubah menjadi kawasan modern, yang paling mudah hilang bukan hanya bangunan dan gang-gang lama, melainkan juga cerita, bahasa, kebiasaan, dan ingatan orang-orang yang pernah hidup di dalamnya.

Filosofi Orang Kampung hadir untuk mengingatkan kembali bahwa Jakarta tidak hanya dibangun oleh gedung dan jalan raya. Ada kampung, ada manusia, dan ada kebudayaan yang membuat kota ini memiliki jiwa.(**)

Tags:

BudayaBetawiFilosofiOrangKampungHarryTjahjonoRanoKarnoSiDoel
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Pramono Anung: Rivalitas Persija-Persib Hanya di Lapangan, di Luar Tetap Saudara

Next

JGTC ke-50 Bakal Dibawa ke Lima Wilayah Jakarta, Pramono: Bisa Enggak Main di 5 Kota?

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Yudha Permana Terima IKB Jabodetabek dan Budayantara, Bahas Persiapan Milad ke-25
  • 215 Sekolah Ikut Teka-Teki Gen Alpha 2026, Rano Karno Bicara Pemimpin Masa Depan
  • Mitos Boneka Uci di Jalan Siliwangi Diangkat ke Layar Lebar, The Doll Ghawiah Tayang 29 Oktober
  • IPW Minta Bareskrim Usut Dugaan Intimidasi Jemaat GKPI di Tangerang
  • Desil Berubah, Nasib Warga Terancam: Data Jangan Jadi Alasan Hilangnya Hak Sosial

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Yudha Permana Terima IKB Jabodetabek dan Budayantara, Bahas Persiapan Milad ke-25
    by admin
    September 23, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b