Persija Barat Menang Dramatis 3-2 atas MC Utama, PSF FA Tundukkan Tunas Indonesia 2-0
PagipagiNews.com|JAKARTA — Kompetisi Liga Soeratin U-15 Piala Gubernur 2026 memasuki pekan ketujuh. Pada Minggu (6/9/2026), Lapangan 1 PSF Pancoran, Jakarta Selatan, kembali menjadi panggung pertarungan para pemain muda yang tengah meniti jalan menuju sepak bola prestasi.
Pada laga pertama yang dimulai pukul 10.15 WIB, Persija Barat harus bekerja keras sebelum akhirnya menundukkan MC Utama 3-2 dalam pertandingan dua babak, masing-masing 30 menit.
MC Utama justru membuka keunggulan lebih dahulu. Andika Karunia Santoso (34) mencetak gol pada menit ke-8.
Persija Barat baru mampu menyamakan kedudukan melalui Farhan Alfarizi (25) pada menit ke-26. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persija Barat mulai lebih efektif memanfaatkan peluang. Muhammad Padliansyah (7) membawa timnya berbalik unggul pada menit ke-50.
MC Utama tidak menyerah. Puraja Daud Pratama Hutahaean (7) mencetak gol pada menit ke-59 dan membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Drama terjadi pada detik-detik akhir. Dari situasi tendangan penjuru, Rayhand Tantowi (4) mencetak gol pada menit ke-60 sekaligus memastikan kemenangan Persija Barat 3-2.
Wasit Faisal memimpin pertandingan dengan bantuan asisten wasit Ahmad Gozali dan Jawahir. Persija Barat menerima kartu kuning melalui Naufal Fairuz (11) pada menit ke-41. Sementara kapten MC Utama, Muhammad Ajes Abdee Hamzah (22), mendapat kartu kuning pada menit ke-53.
Pelatih Persija Barat, Ari, menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari kemampuan pemain memanfaatkan peluang. Pergantian pemain juga disebut ikut mengubah warna permainan Persija Barat pada babak kedua.
Di kubu MC Utama, pelatih BN mengakui timnya kehilangan konsentrasi pada momen krusial. Kesalahan dalam membuang bola menjadi salah satu penyebab lahirnya gol penentu kemenangan Persija Barat.
BN mengatakan hasil tersebut menjadi bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan skuad. Ia juga berharap kompetisi kelompok usia seperti Liga Soeratin U-15 tidak berhenti pada satu musim, tetapi menjadi bagian dari pembinaan sepak bola yang berjenjang.
Sementara talent scouting Patar Tambunan melihat pertandingan berjalan relatif berimbang. Menurut dia, pembeda laga tersebut adalah efektivitas Persija Barat dalam memanfaatkan peluang, terutama pada fase akhir pertandingan.
PSF FA Menang 2-0 Melawan Tunas Indonesia.
Pada pertandingan kedua yang dimulai pukul 12.15 WIB, PSF FA meraih kemenangan 2-0 atas Tunas Indonesia. Pertandingan berlangsung dalam cuaca panas dengan suhu sekitar 33 derajat Celsius.
PSF FA baru membuka keunggulan pada menit ke-36 melalui Juniro Hamonangan Simanjuntak (26). Hanya berselang satu menit, Muhammad Rai Ramadhan (7) menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Tunas Indonesia yang dimanajeri Hendi dan Harry Abriani, dengan Mamo sebagai asisten pelatih serta Nurhayati sebagai dokter tim, tidak mampu membalas hingga pertandingan berakhir.
Di kubu PSF FA, Charis Yulianto bertindak sebagai manajer. Tim dilatih Satyo Husodo, dengan Septianus sebagai asisten pelatih, M. Jaenudin sebagai pelatih kiper, dan Ramadan sebagai kitman.
Dua pertandingan tersebut memperlihatkan wajah Liga Soeratin U-15 Piala Gubernur 2026: pertandingan bukan sekadar tentang menang dan kalah, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain muda untuk belajar membaca pertandingan, mengelola tekanan, dan menemukan pengalaman kompetitif sejak usia dini.|Foto : Moh.AminChandra