Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Hukum/Bambang Setiawan Tewas Saat Kericuhan Demo, IPW Soroti Dugaan Praktik Pam Swakarsa
Hukum

Bambang Setiawan Tewas Saat Kericuhan Demo, IPW Soroti Dugaan Praktik Pam Swakarsa

By admin
September 1, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|JAKARTA — Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Polda Metro Jaya mengusut tuntas kelompok massa yang diduga melakukan kekerasan hingga menyebabkan Bambang Setiawan (59) meninggal dunia dan Faturohman (18) mengalami luka-luka dalam kericuhan seusai demonstrasi pada 27 Agustus 2026 di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

IPW menilai kekerasan yang dilakukan kelompok sipil terhadap warga sipil tidak dapat dibiarkan. Selain merupakan persoalan hukum, pembiaran terhadap aksi kekerasan semacam itu dikhawatirkan menjadi preseden munculnya kelompok vigilante yang bertindak di luar kewenangan negara.

“Pembiaran kekerasan oleh kelompok sipil kepada warga sipil selain sebagai pelanggaran hukum, juga akan menjadi preseden bahwa negara membiarkan vigilante beroperasi di Indonesia,” demikian pernyataan IPW dalam siaran pers yang diterima, Selasa (1/9/2026).

Menurut IPW, tindakan anarkis dalam sebuah demonstrasi merupakan ranah penegakan hukum yang menjadi tanggung jawab kepolisian. Polisi semestinya mengambil tindakan terhadap pelaku kerusuhan sesuai prosedur hukum, bukan membiarkan kelompok sipil atau organisasi kemasyarakatan melakukan kekerasan terhadap warga.

Kehadiran kelompok massa yang melakukan pemukulan di tengah situasi kerusuhan, menurut IPW, justru menimbulkan kesan bahwa polisi melakukan pembiaran terhadap kekerasan.

IPW bahkan menilai munculnya kelompok massa misterius dalam kerusuhan tersebut mengingatkan kembali pada praktik pengamanan swakarsa atau Pam Swakarsa yang berlangsung di luar mekanisme penegakan hukum negara.

“Preseden 27 Agustus 2026 adalah pengulangan praktik Pam Swakarsa,” kata IPW Sugeng Teguh Santoso.

Polisi Diminta Ungkap Identitas Massa

Desakan IPW muncul setelah Polda Metro Jaya menyatakan telah menetapkan 49 tersangka dari 322 orang yang diamankan dalam rangkaian kericuhan demonstrasi.

Mengutip laporan Antara, Selasa (1/9/2026), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan sebanyak 44 tersangka dewasa ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Sementara empat tersangka lainnya ditangani Direktorat Reserse Perempuan dan Anak (Ditres PPA dan PPP) Polda Metro Jaya.

IPW mempertanyakan apakah daftar tersangka tersebut juga mencakup anggota kelompok massa yang disebut-sebut melakukan kekerasan terhadap warga dan peserta aksi.

Pertanyaan itu dinilai penting untuk menjawab keresahan publik mengenai siapa yang bertanggung jawab atas kematian Bambang Setiawan serta luka yang dialami sejumlah warga dan peserta demonstrasi.

Di tengah perhatian publik tersebut, beredar informasi mengenai keterlibatan kelompok organisasi kemasyarakatan tertentu dalam kericuhan. IPW menyebut nama GRIB JAYA dan meminta kepolisian mengklarifikasi secara terbuka dugaan keterlibatan kelompok tersebut.

IPW juga menyebut Hercules berada di lokasi kerusuhan dan menilai yang bersangkutan patut dimintai keterangan oleh kepolisian guna mengetahui rangkaian peristiwa yang terjadi.

Namun, dugaan keterlibatan tersebut, menurut IPW, tetap harus dibuktikan melalui penyelidikan dan penyidikan kepolisian.

Polisi Penjaga Demokrasi

IPW menegaskan tidak mempersoalkan langkah kepolisian menindak peserta demonstrasi yang terbukti melakukan tindakan anarkis. Penegakan hukum terhadap pelaku kerusuhan dinilai tetap harus dilakukan sesuai prosedur.

Akan tetapi, prinsip yang sama harus diterapkan terhadap siapa pun yang melakukan kekerasan, termasuk kelompok massa sipil atau organisasi kemasyarakatan yang bertindak sebagai “pengamanan liar”.

“IPW mendukung perusuh-perusuh yang anarkis untuk ditindak sesuai prosedur hukum. Namun demikian, pihak kepolisian harus juga menindak kelompok massa misterius atau ormas selaku pengamanan liar yang melakukan tindakan kekerasan sehingga rasa keadilan masyarakat terwujud,” ujar IPW.

Bagi IPW, polisi memiliki posisi penting sebagai penjaga demokrasi. Karena itu, aparat harus memastikan masyarakat yang menyampaikan aspirasi kepada DPR maupun pemerintah mendapatkan perlindungan dan rasa aman.

Kematian Bambang Setiawan dan terlukanya Faturohman serta sejumlah peserta demonstrasi, menurut IPW, pada akhirnya tidak hanya menjadi persoalan kriminalitas, tetapi juga menguji fungsi kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

IPW meminta kasus tersebut tidak berhenti pada penindakan terhadap mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga harus mengungkap siapa kelompok yang melakukan kekerasan di tengah kerusuhan, termasuk motif, peran, dan pertanggungjawaban hukumnya.

Dengan demikian, kematian Bambang Setiawan tidak menjadi preseden bahwa kekerasan dapat dilakukan oleh siapa pun dengan dalih mengamankan situasi.

Tags:

BambangSetiawanIPWPoldaMetroJaya
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Dirasakan hingga Bandung

Next

Menbud Fadli Zon Dorong Generasi Muda Jadikan Ruang Digital sebagai Etalase Budaya Indonesia

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b