M. Habil Gaza Maulidyan, Kapten Batavia FC yang Tajam di Depan Gawang dan Bermimpi Tembus Timnas
PagipagiNews.com|JAKARTA – Kepemimpinan dan ketajaman menjadi dua hal yang melekat pada sosok M. Habil Gaza Maulidyan. Kapten Batavia FC ini tampil gemilang saat membawa timnya berlaga di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026.
Anak asuh pelatih Widyantoro tersebut berhasil mencetak dua gol ketika Batavia FC menghadapi Bintang Ragunan pada pertandingan pekan keenam di Lapangan PSF Pancoran, Jakarta, Minggu (30/8/2026). Dua gol Habil lahir pada menit ke-33 dan menit ke-64.
Tambahan dua gol itu semakin mengukuhkan peran penting Habil sebagai salah satu mesin gol Batavia FC. Ketajamannya di lini depan juga menempatkan namanya dalam persaingan papan atas daftar pencetak gol Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026.
Namun, perjalanan Habil hingga menjadi kapten dan andalan tim bukanlah perjalanan yang instan. Pemain kelahiran tahun 2009 yang berasal dari Dumai, Riau, itu telah menjalani perjalanan panjang sebelum akhirnya berlabuh di Jakarta.
Habil mengaku sudah sekitar satu setengah tahun bersama Batavia FC. Dalam rentang waktu tersebut, ia tumbuh bersama rekan-rekannya, melewati berbagai kompetisi dan membangun kekompakan di dalam tim.
“Sudah hampir satu setengah tahun kami kumpul bareng. Kami sama-sama ikut kompetisi dan terus berkembang bersama,” ungkap Habil.
Perjalanan pendidikannya pun sempat membawanya berpindah tempat. Habil pernah menempuh pendidikan di Bogor sebelum akhirnya melanjutkan sekolah di Jakarta. Sebagai anak kedua dari empat bersaudara, ia berusaha membagi waktu antara pendidikan dan kecintaannya terhadap sepak bola.
Di atas lapangan, Habil memiliki mimpi besar. Ia ingin mengikuti jejak para pemain yang dikaguminya. Untuk pemain Indonesia, Habil mengidolakan Ramadhan Sananta, sementara di kancah sepak bola dunia ia menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai salah satu inspirasinya.
“Harapan saya ke depan bisa menjadi pemain profesional dan bisa tembus Timnas Indonesia,” katanya.
Dua gol ke gawang Bintang Ragunan menjadi bukti bahwa mimpi itu terus diperjuangkan. Sebagai kapten, Habil bukan hanya dituntut mencetak gol, tetapi juga menjadi pemimpin bagi rekan-rekannya.
Masih berusia muda, perjalanan M. Habil Gaza Maulidyan tentu masih panjang. Namun, dari Dumai hingga Jakarta, dari merantau dan berpindah sekolah hingga mengenakan ban kapten Batavia FC, ia telah menunjukkan satu hal: mimpi besar selalu membutuhkan keberanian untuk terus melangkah.
Kini, setiap gol yang diciptakannya menjadi bagian dari perjalanan menuju cita-cita yang lebih tinggi menjadi pesepak bola profesional dan suatu hari nanti mengenakan lambang Garuda di dada.