Peter Cullen, Suara Ikonik Optimus Prime, Tutup Usia di 85 Tahun
PagipagiNews.com|LOS ANGELES — Dunia hiburan kehilangan salah satu pengisi suara paling ikonik. Peter Cullen, aktor asal Kanada yang selama puluhan tahun dikenal sebagai suara Optimus Prime dalam waralaba Transformers, meninggal dunia pada usia 85 tahun.
Cullen mengembuskan napas terakhir di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Rabu (26/8/2026) waktu setempat. Kabar tersebut disampaikan agennya, Kevin Motley, seperti dikutip The Hollywood Reporter.
Keluarga menyebut Cullen meninggal dengan tenang dan dikelilingi orang-orang tercintanya. Mereka juga mengenang sang aktor sebagai sosok yang meninggalkan jejak mendalam bagi keluarga, sahabat, serta penggemarnya di berbagai penjuru dunia.
“Dia meninggal dunia dengan tenang, dikelilingi oleh keluarga tercintanya dan tetap dikenang di hati banyak teman dan penggemarnya yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia,” kata keluarga Cullen dalam pernyataan resmi.
Keluarga meminta masyarakat mengenang Cullen bukan sekadar melalui karya-karyanya, tetapi juga dengan meneruskan nilai yang ia pegang. Mereka mengajak penggemar untuk melayani komunitas, memimpin dengan kasih, integritas, dan loyalitas, serta tetap memiliki kekuatan untuk bersikap lembut.
Suara yang Melekat dengan Optimus Prime
Nama Peter Cullen nyaris tak dapat dipisahkan dari Optimus Prime, pemimpin Autobots dalam semesta Transformers. Suaranya yang berat, tegas, tetapi tetap berwibawa membuat karakter tersebut memiliki identitas kuat selama lebih dari empat dekade.
Cullen pertama kali dipercaya menyuarakan Optimus Prime dalam serial The Transformers yang ditayangkan secara sindikasi pada 1984-1987. Serial tersebut diangkat dari lini mainan Hasbro dan diproduksi melalui kolaborasi Marvel dengan Toei Animation Jepang serta kemudian AKOM dari Korea Selatan.
Selain Optimus Prime, Cullen juga mengisi suara Ironhide, salah satu anggota Autobots yang dikenal sebagai spesialis persenjataan.
Menariknya, karakter Optimus Prime tidak sepenuhnya dibangun Cullen dari imajinasi. Dalam wawancara pada 2014, ia mengungkapkan bahwa dirinya mengambil inspirasi dari sang kakak, Larry Cullen, seorang Marinir Amerika Serikat yang bertugas di Vietnam pada 1965-1968.
Bagi Cullen, pengalaman sang kakak menjadi salah satu sumber inspirasi untuk menghadirkan sosok pemimpin yang kuat sekaligus memiliki rasa tanggung jawab.
Dari Eeyore hingga Predator
Warisan suara Cullen sebenarnya jauh lebih luas daripada Transformers. Ia juga dikenal sebagai pengisi suara Eeyore, keledai yang murung dalam berbagai proyek Winnie the Pooh.
Kariernya di dunia suara membawanya ke beragam film, serial televisi, dan video game. Ia turut mengisi suara dalam film King Kong versi 1976 serta karakter KARR (Knight Automated Roving Robot) dalam waralaba Knight Rider pada 1982 dan 2009.
Cullen juga meninggalkan jejak dalam film Predator (1987) yang dibintangi Arnold Schwarzenegger. Ia menciptakan suara klik khas dan menyeramkan yang keluar dari mulut sang monster.
Sebelum dikenal luas sebagai pengisi suara, Cullen merupakan pemain pertunjukan langsung dan penyiar dalam sejumlah program televisi, termasuk The Smothers Brothers Comedy Hour dan The Sonny & Cher Comedy Hour.
Puluhan tahun berkarya membuat suara Cullen menjadi bagian dari ingatan beberapa generasi penonton. Bagi penggemar Transformers, suara tersebut bukan sekadar dialog karakter, melainkan salah satu elemen yang membentuk sosok Optimus Prime sebagai pemimpin Autobots yang heroik.
Kepergian Cullen pun menutup perjalanan panjang seorang aktor suara yang berhasil membuat karakter animasi dan robot fiksi terasa memiliki kepribadian yang kuat.|Foto : Instagram@Petercullen