Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Infotainment/Topan Sugianto Berpulang, Dunia Lawak Kehilangan Penjaga Tawa Ketoprak Humor
Infotainment

Topan Sugianto Berpulang, Dunia Lawak Kehilangan Penjaga Tawa Ketoprak Humor

By admin
August 28, 2026 3 Min Read
0

PagipagiNews.com|MALANG – Dunia hiburan Tanah Air kembali kehilangan salah satu sosok yang pernah mengisi masa keemasan komedi televisi Indonesia. Pelawak senior H. Topan Sugianto, yang akrab disapa Abah Topan dan dikenal melalui duet Topan-Leysus serta program legendaris Ketoprak Humor, meninggal dunia di Malang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Topan mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Rumah duka berada di Griya Ketapang Permai Blok G1, Sukoraharjo, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kepergian Topan menutup satu halaman penting dalam perjalanan komedi Indonesia. Ia adalah bagian dari generasi pelawak yang tumbuh dari panggung, merawat spontanitas sebagai kekuatan, lalu membawa humor tradisional menuju ruang keluarga melalui layar televisi.

Abah Topan memiliki nama lengkap H. Topan Sugianto bin Doel Ghani. Dalam pengumuman duka disebutkan almarhum lahir pada 12 April 1955 dan wafat pada 27 Agustus 2026. Sementara sejumlah catatan media mencantumkan tahun kelahiran 1956. Hingga Kamis sore, belum diperoleh keterangan lebih lanjut mengenai penyebab meninggalnya pelawak yang lekat dengan karakter khas Jawa Timuran tersebut.

Tawa Bersama Sang Adik

Nama Topan melejit bersama sang adik, Sugeng Winarso atau yang lebih dikenal sebagai Leysus. Keduanya kemudian menjelma menjadi salah satu duet kakak-adik yang memiliki warna tersendiri dalam jagat lawak Indonesia.

Menariknya, Leysus lebih dahulu menapaki dunia komedi. Topan baru mengikuti jejak sang adik sekitar 1992. Namun, perbedaan jalan awal itu justru mempertemukan keduanya dalam sebuah chemistry yang kelak sulit dilupakan penonton.

Topan dikenal dengan pembawaannya yang relatif tenang dan serius. Sebaliknya, Leysus tampil dengan keluguan serta spontanitas yang kerap memancing tawa. Kontras itulah yang menjadi kekuatan duet mereka. Mereka tidak sekadar melontarkan lelucon, melainkan menghadirkan percakapan yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Puncak perjalanan keduanya hadir ketika bergabung dalam Ketoprak Humor, program televisi yang menjadi salah satu penanda kejayaan komedi tradisional di Indonesia.

Ketika Ketoprak Menjadi Tontonan Keluarga

Sejak berkibar di RCTI pada akhir 1990-an, Ketoprak Humor menghadirkan pertemuan para pelawak dari berbagai latar. Nama-nama seperti Timbul, Tarzan, Tessy, Nunung, Doyok, Mamik, hingga Topan dan Leysus menjadi bagian dari sebuah panggung yang memadukan cerita tradisional dengan kebebasan berimprovisasi.

Program itu tidak hanya menjual kelucuan. Cerita rakyat, legenda, bahasa daerah, tata panggung, hingga kritik sosial dibalut dalam humor yang cair. Ketoprak Humor pun berhasil menjadikan kesenian tradisional sebagai tontonan yang dapat dinikmati penonton lintas generasi dan pernah meraih penghargaan sebagai program kesenian tradisional populer.

Bagi Topan dan Leysus, panggung itu menjadi ruang yang memperkenalkan mereka lebih luas kepada masyarakat Indonesia.

Namun, hubungan keduanya tidak berhenti ketika lampu panggung padam. Leysus pernah menempatkan Topan sebagai figur pengganti orang tua. Setelah kedua orang tua mereka tiada, hubungan kakak dan adik itu semakin erat.

Ketika Leysus meninggal dunia pada Januari 2006, Topan kehilangan lebih dari seorang saudara. Ia juga ditinggalkan partner yang bertahun-tahun menemaninya meniti perjalanan dan membangun nama di dunia hiburan.

Kini, sekitar dua dekade setelah kepergian Leysus, Topan menyusul sang adik.

Dari Panggung Komedi hingga Sepak Bola

Setelah masa kejayaan Ketoprak Humor, Topan masih tercatat tampil dalam sejumlah program hiburan, antara lain Ronda, Pansus, dan Toples Show. Perjalanannya juga bersinggungan dengan keluarga besar Srimulat, salah satu institusi penting dalam sejarah komedi Indonesia.

Ketika intensitas penampilannya di televisi berkurang, Topan tidak sepenuhnya menjauh dari kehidupan publik. Ia kembali ke Malang dan menjalani aktivitas di berbagai bidang, termasuk dunia persepakbolaan. Namanya pernah terlibat dalam kepengurusan sepak bola Porprov Kabupaten Malang dan memiliki kedekatan dengan Arema.

Di luar dunia hiburan dan olahraga, Abah Topan juga masih hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Sosoknya tetap dikenal masyarakat sebagai seniman yang dekat dengan akar kehidupan tempat ia tumbuh.

Kini, tawa itu memang telah berhenti. Namun, jejaknya akan tetap tinggal dalam ingatan mereka yang pernah menyaksikan Ketoprak Humor dan menikmati kelucuan duet Topan-Leysus.

Kepergian Topan Sugianto mengingatkan bahwa komedi bukan semata-mata soal membuat orang tertawa. Di tangan para pelawak seperti dirinya, humor menjadi cara untuk merawat tradisi, menyampaikan cerita, dan menghadirkan kegembiraan di tengah kehidupan yang kerap berjalan serius.

Dunia lawak Indonesia kehilangan salah satu pengisi panggungnya. Namun, dari layar televisi yang pernah menjadi saksi, suara tawa itu agaknya akan tetap menemukan jalannya untuk dikenang.

Tags:

DuniaHiburanIndonesiaKetoprakHumorPelawakIndonesiTopanLeysusTopanSugianto
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Reza Arap Tempuh Jalur Hukum, Pembajak Film Harusnya Horror Bakal Disomasi

Next

Liga Jakarta U-17 Makin Memanas! Delapan Duel di Pancoran Jadi Ujian Mental Talenta Muda

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b