Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi Media Pagi Pagi
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
  • Home
  • Redaksi
  • Video
  • Foto
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Lifestyle
  • Sport
  • Pariwisata
  • Infotainment
Close

Search

Trending Now:
5 Essential Tools Every Blogger Should Use Music Trends That Will Dominate This Year ChatGPT prompts – AI content & image creation trend Ghibli trend – viral anime-style visual trend
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Subscribe
Home/Lifestyle/JAFF Market 2026, Ketika Film Menjadi Ruang Temu Industri dan Investasi
Lifestyle

JAFF Market 2026, Ketika Film Menjadi Ruang Temu Industri dan Investasi

By admin
August 17, 2026 4 Min Read
0

Pagipaginews.com|JAKARTA— Perfilman Indonesia tidak lagi cukup dipandang semata sebagai ruang ekspresi artistik. Di balik layar lebar, terdapat ekosistem ekonomi yang melibatkan sineas, investor, pemilik merek, talenta kreatif, hingga berbagai sektor usaha yang saling berkelindan.

Upaya mempertemukan kepentingan-kepentingan tersebut kembali mendapat dorongan melalui kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif dengan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF).

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, penyelenggaraan JAFF Festival ke-21 dan JAFF Market 2026 perlu diarahkan tidak hanya menjadi perayaan sinema, tetapi juga ruang yang mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan Teuku Riefky saat menerima audiensi penyelenggara JAFF di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia menekankan pentingnya menjadikan kekayaan intelektual (IP) dari subsektor film sebagai aset ekonomi yang dapat membuka akses pembiayaan bagi pelaku industri.

Menurut dia, penguatan ekosistem pembiayaan menjadi salah satu kunci agar para pelaku perfilman memiliki ruang lebih luas untuk mengembangkan proyek-proyek mereka.

“Penyelenggaraan JAFF Festival dan JAFF Market harus semakin besar kolaborasinya sehingga bisa menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Teuku Riefky.

Dari Festival Menuju Marketplace

Gagasan tersebut menemukan ruangnya dalam JAFF Market 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28–30 November di Jogja Expo Center, Yogyakarta.

Berbeda dari festival film yang umumnya berpusat pada pemutaran dan apresiasi karya, JAFF Market dirancang sebagai hub and marketplace bagi berbagai sektor yang memiliki keterkaitan dengan industri film.

Sejumlah program disiapkan, antara lain JAFF Future Project, Content Market, Talent Day, Film Industry Exhibition, Company Showcase, Film Conference, Networking Event, Market Screening Room, serta JAFF Market Partnership Forum.

Dengan format tersebut, film ditempatkan sebagai titik temu antara kreativitas dan kepentingan bisnis. Sineas dapat menemukan mitra produksi, produser bertemu investor, pemilik brand menjajaki kolaborasi, sementara talenta baru memperoleh kesempatan masuk ke dalam jaringan industri yang lebih luas.

Jejak ekonominya telah terlihat pada JAFF Market 2025. Ajang tersebut mencatat 7.784 pengunjung dan 1.431 pemegang akreditasi. Sebanyak 116 booth dari 142 perusahaan turut berpartisipasi.

Dari penyelenggaraan tersebut tercatat dampak ekonomi sekitar Rp130 miliar, dengan nilai kesepakatan bisnis mencapai Rp43,25 miliar.

Angka itu memperlihatkan bahwa pasar film memiliki denyut ekonomi yang tidak kalah penting dari panggung festivalnya.

Mempertemukan Kreativitas dan Modal

Teuku Riefky juga mendorong agar JAFF Market tidak berhenti sebagai forum business to business (B2B). Ruang tersebut dinilai dapat diperluas menjadi titik temu antara industri, investor, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan ekonomi kreatif.

Kolaborasi dengan jejaring yang telah dibangun Kementerian Ekonomi Kreatif juga dapat diperkuat. Salah satunya melalui rangkaian Road to JAFF Market, termasuk pemanfaatan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 sebagai ruang promosi film maupun workshop dalam sesi kreatif.

Bagi Teuku Riefky, jejaring internasional juga perlu dimanfaatkan untuk membawa pelaku industri film global ke Indonesia. Sebaliknya, karya-karya film Indonesia yang memiliki prestasi internasional dapat memperoleh dukungan promosi yang lebih kuat.

Gagasan itu memperluas makna festival film. Festival tidak hanya menjadi tempat bertemunya karya dan penonton, melainkan juga pintu masuk menuju pasar, investasi, kolaborasi, dan pengembangan kekayaan intelektual.

Festival Director JAFF Ifa Isfansyah mengatakan, JAFF selama ini telah menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri perfilman, akademisi, serta talenta-talenta baru.

“JAFF sudah menjadi hub untuk pegiat industri perfilman, akademisi, dan bakat baru yang memberi energi pada film festival sehingga kami membuat JAFF Market supaya lebih punya impact yang real terhadap industri kreatif,” kata Ifa.

Ia menilai ekosistem perfilman membutuhkan sinergi empat unsur utama, yakni pembuat film, penonton, media, dan pemerintah. Keempatnya perlu bergerak dengan visi yang sama agar kolaborasi antarpemangku kepentingan tidak berhenti pada seremoni.

IP sebagai Aset Masa Depan

Pembahasan antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan JAFF juga mengarah pada penguatan forum B2B dan B2C, ruang pertemuan antara brand dengan pembuat film serta produser, hingga pemanfaatan jejaring internasional.

Dalam kerangka itu, kekayaan intelektual menjadi salah satu fondasi penting. Film tidak berhenti ketika layar bioskop padam. Cerita, karakter, musik, visual, dan berbagai elemen kreatif di dalamnya dapat berkembang menjadi aset yang memiliki nilai ekonomi lebih panjang.

Karena itu, JAFF Festival dan JAFF Market diposisikan dengan fungsi yang saling melengkapi. Festival menjadi pintu masuk apresiasi, kreativitas, dan penguatan jejaring, sedangkan market menjadi ruang pertemuan bisnis sekaligus monetisasi IP.

Jika gagasan tersebut berjalan konsisten, Yogyakarta bukan hanya menjadi tempat film dipertontonkan, tetapi juga ruang tempat masa depan industri film Indonesia dirundingkan, dipertemukan, dan dibangun.

JAFF Market 2026 pada akhirnya membawa pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar berapa banyak film yang diputar: seberapa jauh sebuah karya mampu tumbuh menjadi ekosistem, membuka lapangan ekonomi, dan membawa cerita Indonesia melampaui batas layar.

Dalam pertemuan tersebut, Teuku Riefky didampingi Deputi Bidang Kreativitas Media Cecep Rukendi, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi, Media, dan Pelayanan Publik Renanda Bachtar, Direktur Film, Animasi, dan Video Doni Setiawan, Direktur Televisi dan Radio Radi Manggala, Plh. Direktur Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Aulia Chloridiany, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga Gemintang Kejora Mallarangeng.

Dari JAFF hadir Executive Director Ajish Dibyo, Business Director JAFF Market Sekarini Seruni, serta Business Strategist JAFF Market FX Iwan.

Tags:

#JAFF2026 #JAFFMarket2026 #EkonomiKreatif #PerfilmanIndonesia #TeukuRiefkyHarsya #FilmIndonesia #Jogja #IndustriFilm #KekayaanIntelektual
Author

admin

Follow Me
Other Articles
Previous

Dari Musik ke Film, Satine Zaneta Debut Komedi lewat Siti Si Vampir

Next

Kampung Hitadipa Dideklarasikan sebagai Kampung Papua Damai di HUT Ke-81 RI

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
  • Inside The Radio Buka Era Baru lewat Single “Miss Takes”
  • Pendaftaran BeZakat 2026 Diperpanjang, Mahasiswa Baru Masih Punya Waktu hingga 14 September
  • Sidang Praperadilan Notaris Lily Memanas, Artahsasta Pertanyakan Dasar Penetapan Tersangka
  • Hanya  2 Hari! “SaWaDiKa” Antar Lisa BLACKPINK Jadi Pemegang Rekor MV Tercepat 2026

Recent Comments

No comments to show.

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • October 2025
  • September 2025

Categories

  • Daerah
  • Hukum
  • Infotainment
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sport
  • Uncategorized
Hey, I’m Alex. I build frontend experiences and dive into tech, business, and wellness.
  • X
  • Instagram
  • Facebook
  • YouTube
Work Experience

Velora Labs

Frontend Developer

2021-present

Luxora Digital

Web Developer

2019-2021

Averion Studio

Support Specialist

2017-2019

Available for Hire
Get In Touch

Recent Posts

  • Bukan Sekadar Piringan Hitam, Fadli Zon Ingin Vinyl Jadi Jejak Sejarah Musik Indonesia
    by admin
    September 8, 2026
  • The Hidden Potential of Bitcoin
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Kickstart Your Blogging Journey Today
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    September 30, 2025
  • Morning Routines That Boost Your Productivity
    by sigmacreativeindonesia@gmail.com
    October 1, 2025

Search...

Technologies

Figma

Collaborate and design interfaces in real-time.

Notion

Organize, track, and collaborate on projects easily.

DaVinci Resolve 20

Professional video and graphic editing tool.

Illustrator

Create precise vector graphics and illustrations.

Photoshop

Professional image and graphic editing tool.

Copyright 2026 — Media Pagi Pagi. All rights reserved. <b